Breaking News:

Berita Viral

VIRAL Anggota DPRD NTB Bersitegang dengan Petugas saat Diminta Surat Keterangan Vaksin Covid-19  

Beredar video anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersitegang dengan polisi saat penyekatan Pemberlakuan PPKM Darurat.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Istimewa
BERSITEGANG: Potongan video anggota DPRD NTB H Najamuddin Mustafa (tengah) bersitegang dengan aparat kepolisian di pos penyekatan PPKM Darurat Kota Mataram, Kamis 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Video anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersitegang dengan polisi saat penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, beredar luas di grup-grup WhatsApp.

Dalam video berdurasi 2 menit 45 detik tersebut, Anggota Komisi I DPRD NTB H Najamuddin Mustafa bersitegang dengan petugas kepolisian.

Insiden tersebut terjadi di pos penyekatan PPKM Darurat Gerimak, di pintu masuk Kota Mataram, Kamis (15/7/2021), pagi tadi.

Dalam video tersebut, Najamuddin tidak terima dipaksa mengeluarkan surat keterangan vaksin Covid-19 oleh petugas.

Dia dan sopirnya sampai saat ini memang belum mendapatkan vaksin dari pemerintah.

Baca juga: Lowongan Kerja Lombok - Dibutuhkan CS dan Collector di BPR NTB Mataram, Ini Syaratnya

”Kami ini belum divaksin karena ada penyakit, surat keterangan akan dibuatkan berikutnya secara kolektif, negara yang membuatkan,” katanya.

Petugas kepolisian kemudian menanyakan, apakah sang sopir juga sudah divaksin atau tidak.

Najamuddin pun menjawab si sopir belum divaksin karena di desanya, dia tidak masuk daftar penerima vaksin tahap pertama.

Lalu menceramahi petugas kepolisian tersebut, dia mengatakan, negara baru membeli vaksin 80 juta, sementara penduduk yang divaksin 275 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved