Breaking News:

Berita Lombok

Warga yang Buat SIM di Lombok Barat Dapat Pelayanan Vaksin Covid-19 Gratis

Warga yang datang untuk buat SIM di Lombok Barat mendapatkan pelayanan vaksin covid-19 secara gratis

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Dok. Polres Lobar
Warga yang membuat SIM di Polres Lombok Barat mendapat suntikan vaksin Covid-19, Selasa (29/6/2021). 

Laporan Wartwan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Lombok Barat kini mendapat pelayanan suntik vaksin Covid-19 gratis.

Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Lombok Barat menggelar vaksinasi gratis kepada para pemohon SIM.

Bagi warga yang ingin mendapatkan vaksin, bisa langsung mengakses layanan tersebut di pusat layanan SIM.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Agus Rachman mengatakan, program ini merupakan bentuk tindak lanjut inovasi yang dicanangkan Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Baca juga: Kerap Lukai Korban saat Menjambret, Bapak Dua Anak di Lombok Barat Dicokok

Baca juga: Warga Lombok Barat Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19, Sehari 4.166 Orang Disuntik Vaksin

Baca juga: Ada Vaksinasi Massal Gratis di Lombok Barat, Cukup Bawa KTP ke 12 Lokasi Ini 

“Program ini untuk mensukseskan vaksinasi di NTB, dan yang terpenting adalah untuk kesehatan masyarakat,” katanya, Selasa (29/6/2021).

Warga yang membuat SIM di Polres Lombok Barat mendapat suntikan vaksin Covid-19, Selasa (29/6/2021).
Warga yang membuat SIM di Polres Lombok Barat mendapat suntikan vaksin Covid-19, Selasa (29/6/2021). (Dok. Polres Lobar)

Dalam pelaksanaannya, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Lombok Barat.

Melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Dasan Tapen.

Urkes Poliklinik Polres Lombok Barat, serta dibantu Anggota Satpas Polres Lombok Barat.

“Tahapan vaksinasi kita laksanakan sesuai ketentuan proses vaksinasi melalui 4 tahap,” jelasnya.

Baca juga: Work From Lombok Dilakukan Melalui MICE, 4.780 Orang Pelaku Wisata Divaksin

Dimulai dari pendaftaran atau verifikasi, screening, pemberian vaksin.

Kemudian dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit untuk mengetahui gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin.

“Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan untuk hari ini 10 orang telah divaksin,” katanya.

Menurutnya, program itu akan dilaksanakan secara berkelanjutan guna mensukseskan program vaksinasi di Indonesia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved