Breaking News:

Tujuh Murid SD Korban Pencabulan Oknum Kepala Sekolah Divisum, Sebut Soal Kasih Sayang Guru

Kasus dugaan pencabulan murid sekolah dasar (SD) oleh oknum kepala sekolah di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berlanjut.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pencabulan anak. 

Kasus itu mencuat setelah sejumlah orang tua murid melapor ke SPKT Polres Bima Kota.

Kini kasus itu ditangani langsung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bima Kota.

”Unit PPA terus mengembangkan penyidikan,” kata Aipda Saiful.

Baca juga: Polda NTB Usut Dugaan Pemalsuan Laporan Keuangan PKB Lombok Timur

Baca juga: Wanita Ini Diduga Tewas oleh Keluarga, Ternyata Masih Hidup Sembunyi di Kamar Pacar Selama 10 Tahun

Diberitakan sebelumnya, dugaan pelecehan seksual terjadi di salah satu SDN di Kota Bima.

Terungkap setelah para murid perempuan mengadu ke orang tuanya telah dilecehkan kepala sekolah mereka berinisial HS.

Modusnya, HS berpura-pura bertanya apakah muridnya memiliki uang jajan atau tidak.

Kemudian, HS memeriksa kantong siswa dengan tangannya meraba tubuh dan menyentuh bagian sensitif bocah-bocah tersebut.

Sementara itu, sebagaimana dirilis Polres Bima Kota, HS membantah telah melakukan pelecehan seksual.

Apa yang dilakukannya hanya sebatas mencubit pipi murid-muridnya sebagai tanda sayang guru.

Berita terkini di NTB lainnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved