Breaking News:

Mengaku Terlilit Utang, Oknum Guru Ngaji di Mataram Nyambi Jualan Sabu

Penjual pakaian online berinisial SF asal Mataram ditangkap Polresta Mataram karena jual narkoba

Dok. Polresta Mataram
DITANGKAP: Tersangka SF menunduk saat ditanya Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP Yogi Purusa Utama, dalam keterangan pers, Jumat (28/5/2021). 

Disita juga telepon genggam milik SF, beserta uang tunai diduga hasil transaksi senilai Rp 2,3 juta.

”Setelah itu, pengembangan berlanjut ke rumah pelaku yang berada di wilayah Pengempel Indah," jelasnya.

Dari penggeledahan di rumah SF, petugas menemukan dua ons sabu dalam klip plastik ukuran besar.

Ada juga barang bukti yang menguatkan peran SF sebagai pengedar, seperti timbangan digital, bundelan klip plastik beragam ukuran, dan juga pipet plastik yang ujungnya berbentuk runcing.

Pelaku yang kini telah mendekam di balik jeruji besi di markas Polresta Mataram mengaku, barang haram tersebut didapatkan dari wilayah Lombok Timur.

”Dia mengakunya beli di Lombok Timur dan dijual lagi di Mataram,” kata Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP Yogi Purusa Utama.

Untuk satu gramnya, dia membeli Rp 1,25 juta dan jual lagi seharga Rp1,4 juta.

Terkait sumber barang yang disebutkannya, dia memastikan kasus ini akan terus dikembangkan dengan memburu pemasok barang haram tersebut.

Kepada penyidik, SF mengaku terpaksa menjual sabu untuk melunasi utangnya.

SF kini terancam pidana seumur hidup atau hukuman mati sesuai dengan Pasal 112 Ayat 2 dan atau Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Untuk selanjutnya, pengembangan terus dilakukan. Kita akan uji keabsahan dari barang bukti serbuk kristal putih yang diduga sabu ini di laboratorium," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved