Minggu, 12 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Mandi Junub setelah Imsak di Bulan Ramadhan, Apakah Puasanya Sah? Begini Penjelasan Ustaz

Mandi junub atau mandi wajib harus dilakukan untuk membersihkan diri dari hadast besar, terutama bagi suami istri setelah jimak.

Editor: Wulan Kurnia Putri
baychoicebariatrics.com
Ilustrasi mandi. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Mandi junub atau mandi wajib harus dilakukan untuk membersihkan diri dari hadast besar, terutama bagi suami istri setelah jimak.

Mandi wajib diawali dengan niat sebelum membasuh seluruh tubuh menggunakan air.

Berikut bacaan niat mandi wajib atau mandi junub.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala.

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta'aala.

Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub

1. Niat.

2. Mendahulukan mengambil air wudu. Sebelum mandi disunahkan berwudu terlebih dahulu

3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan dari pada kiri

4. Membaca Bismillahirrahmaanirrahiim, pada permulaan mandi

5. Membasuh seluruh badan menggunakan air. Meratakan air ke bagian rambut dan kulit

6. Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan

7. Membasuh badan sampai tiga kali

8. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudu.

Hukum Mandi Junub setelah Imsak

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved