Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris di NTB

Lima Terduga Teroris Tertangkap di NTB, Wakil Gubernur: Kita Harus Lebih Awas Lagi!

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah prihatin lima warganya di Kota Bima tertangkap dalam kasus dugaan terorisme.

Dok. Polres Bima Kota
PENGGELEDAHAN: Tim Polres Bima Kota saat menggeledah rumah salah satu terduga teroris di Kota Bima, Senin (29/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah prihatin lima warganya di Kota Bima tertangkap dalam kasus dugaan terorisme.

"Memang kita harus lebih awas lagi ya," kata  Rohmi, di kantor Gubernur Provinsi NTB, Selasa (30/3/2021).

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap 5 orang terduga terorisme di Kota Bima. 

Mereka berinisial B, M, S, H, dan Y, sama-sama dari Kota Bima. Kini mereka ditahan Polda NTB. 

Rohmi yakin upaya dari para pihak, terutama TNI dan Polri sudah maksimal mencegah berkembangnya paham terorisme di NTB.

"Sebelum kasus di Makassar pun masalah terorisme di NTB memang menjadi perhatian kita bersama," kata Rohmi.

Wakil Gubernur Provinsi NTB Sitti Rohmi Djalillah
Wakil Gubernur Provinsi NTB Sitti Rohmi Djalillah (Dok. Diskominfotik NYB)

Upaya preventif selama ini sudah dilakukan pemerintah bersama tokoh masyarakat, TNI, dan Polri.

Warga NTB yang pernah terlibat dalam kelompok terorisme terus dipantau dan diberi pembinaan.

Baca juga: Setelah Teror Bom Bunuh Diri Makassar, Pengamanan Gereja di NTB Diperketat

Baca juga: Empat Terduga Teroris Jaringan JAD Dibawa ke Polda NTB, Satu di Antaranya Penjual Tahu Keliling

Baca juga: Brimob Polda NTB Patroli Skala Besar Pasca-teror Bom Bunuh Diri di Makassar

Kini dengan adanya kasus pengeboman di Gereja Katedral Makassar, upaya itu akan lebih diintensifkan.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved