Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris di NTB

Empat Terduga Teroris Jaringan JAD Dibawa ke Polda NTB, Satu di Antaranya Penjual Tahu Keliling

Empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibawa ke markas Polda NTB, pagi ini. 

TribunLombok.com/Sirtupillaili
TAHANAN: Seorang anggota polisi melintas di depan Dit Tahti Polda NTB, tempat para terduga teroris ditahan, Senin (29/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibawa ke markas Polda NTB, pagi ini. 

Keempat orang tersebut tiba di Polda NTB, sekitar pukul 08.40 Wita. 

Saat ini, mereka Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda NTB

Informasi yang diperoleh sementara, keempat orang tersebut diketahui bernama
Burhanudin alias Gozi (32), seorang pengajar di TPQ Abubakar Ashidiq Penatoi.

Kemudian Muhammad (32), pekerjaan penjual tahu keliling, kos di La Sindo, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. 

Sementara dua orang lainnya berinisial S dan H, belum diketahui identitas pastinya. 

Baca juga: Tuan Guru Subki Sasaki: Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar Melukai Umat Islam

Baca juga: Brimob Polda NTB Patroli Skala Besar Pasca-teror Bom Bunuh Diri di Makassar

Baca juga: Pasca-teror Bom Bunuh Diri di Makassar, TNI-Polri Gelar Patroli Blue Light di Lombok Utara

Dua orang tersebut ditangkap Densus 88 Mabes Polri, Minggu (28/3/2021).

Dua orang terduga teroris ini ditangkap di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima dan Pasar Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Sebelumnya, mereka diamankan di markas Brimob Bima, Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved