Breaking News:

Polresta Mataram Sita 10.320 Botol Minyak Goreng Ilegal, Operasional Pabrik Distop

Pemilik pabrik minyak goreng kemasan ilegal di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendatangkan minyak curah dari Surabaya, Jawa Timur.

Dok.Polresta Mataram
MINYAK ILEGAL: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (tengah; pakai topi) melihat minyak yang disita, Minggu (28/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pemilik pabrik minyak goreng kemasan ilegal di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendatangkan minyak curah dari Surabaya, Jawa Timur.

Minyak curah itu lalu dibawa menggunakan truk tangki.

Sebelum tiba di Mataram, minyak curah ditampung dulu di Lembar, Lombok Barat.

Sesaat kemudian dibawa menuju gudang pelaku di Babakan, Kota Mataram.

”Di sini minyaknya sudah disaring seperti dibersihkan. Lalu setelahnya dipindah ke botol kemasan untuk dijual,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, dalam keterangan persnya, Minggu (28/3/2021).

MINYAK ILEGAL: Dari kiri; Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi menunjukkan minyak ilegal, di Mataram, Minggu (28/3/2021). 
MINYAK ILEGAL: Dari kiri; Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi menunjukkan minyak ilegal, di Mataram, Minggu (28/3/2021).  (Dok. Polresta Mataram)

Pengakuan tersangka PA (37), minyak goreng kemasan tanpa izin edar tersebut sudah diedarkan disejumlah pasar tradisional di Pulau Lombok.

Kemudian ada juga pembeli atau pemborong yang datang ke gudang tersangka.

Tujuannya untuk mengambil barang dan dijual.

Minyak 900 mili liter dijual Rp 13 ribu. Kalau 1.000 mililiter dijual Rp 13.500.

Baca juga: Polresta Mataram Bongkar Gudang Minyak Goreng Ilegal

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved