Breaking News:

Dua Tahun Program Zero Waste NTB Dinilai Gagal dan Hanya Slogan Kosong

Dua tahun berjalan, program NTB ‘Zero Waste’ yang dicanangkan Pemprov NTB sejak Desember 2018 dinilai gagal

Dok. IZK
TUMPUKAN SAMPAH: Pantai Penghulu Agung, Kota Mataram, NTB dipenuhi berbagai jenis sampah, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dua tahun berjalan, program NTB ‘Zero Waste’ yang dicanangkan Pemprov NTB sejak Desember 2018 dinilai gagal.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Serikat Tani Nasional (STN) NTB pun angkat bicara.

Mereka menilai, program Pemprov NTB tersebut masih sebatas slogan kosong.

”Program ini hanya terkesan manis di wacana, ramai dipublikasi hanya untuk pencitraan semata,” kata Direktur Walhi NTB Murdani, Jumat (12/2/2021).

Ditagih Bayar Martabak, Sekelompok Pria di Sumbawa Malah Aniaya Penjual Pakai Senjata Tajam

Ia menilai, hingga saat ini Pemprov NTB dan pemda kota/kabupaten di NTB masih jalan sendiri-sendiri dalam penanganan sampah.

Misalnya, lanjutnya, di Kota Bima dan Kabupaten  Bima yang hanya sebatas penganggaran program saja, namun aksi di tengah masyarakat cukup minim.  

Tonton  Juga :

”Hal ini membuat program berjalan lamban, meski dengan dukungan anggaran yang besar dari Pemprov NTB,” katanya.

Sementara itu, Ketua STN NTB Irfan mengatakan, wajar program ‘Zero Waste’ disebut slogan kosong karena fakta di lapangan masih banyak sampah menumpuk.

Soal Penjualan Gili Tangkong, Pemprov NTB Tidak Bawa ke Ranah Hukum

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved