NTB

Perang Lawan Covid-19, Polda NTB Kerahkan 350 Vaksinator dan 1.130 Babinkamtibmas 

Dok. Humas Polda NTB
SIAGA PASUKAN: Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) mengecek kesiapan pasukan sebelum terjun ke lapangan, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Untuk mendukung program vaksinasi Covid-19, di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Polda NTB menerjunkan 1.480 personel vaksinator dan tenaga tracer.

Mereka terdiri dari tenaga kesehatan Polri berjumlah 350 sebagai vaksinator dan 1.130 anggota Bhabinkamtibmas yang ditugaskan sebagai tracer Covid-19.

Sebelum diterjunkan, Polda NTB menggelar apel persiapan tenaga vaksinator dan tracer Covid-19 serentak di lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kota Mataram, Kamis (11/2/2021).

Acara ini dihadiri kapolda NTB kepala Dinas Kesehatan NTB, Irwasda, Kabidkesrem 162/WB, dan seluruh pejabat Utama (PJU) Polda NTB.

SIAGA PASUKAN: Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) mengecek kesiapan pasukan sebelum terjun ke lapangan, Kamis (11/2/2021). 
SIAGA PASUKAN: Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) mengecek kesiapan pasukan sebelum terjun ke lapangan, Kamis (11/2/2021).  (Dok. Humas Polda NTB)

Di sela pemeriksaan pasukan, Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, didampingi Kadis Dikes dr Lalu Hamzi Fikri memberi arahan kepada anggota yang mengikuti apel.

Irjen Pol Mohammad Iqbal meminta mereka mempersiapkan diri sebelum bertugas.

Ia juga mengecek anggota yang sudah dan belum divaksin.

"Hukum tertinggi di negara adalah keselamatan rakyat, untuk itu tenaga kesehatan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa diharapkan bekerja maksimal mensukseskan vaksinasi di NTB," katanya.

Bekerja, tidak cukup dengan bekerja serius namun juga harus di sertai dengan kerja keras.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Lalu Hamzi Fikri terkesan dengan persiapan kepolisian.

Bukan hanya itu, langkah Polda NTB mensukseskan vaksinasi dan rencana kampung sehat membutnya bangga.

Program tersebut dinilai bersinergi dengan progam kementrian kesehatan, yakni mempercepat penurunan angka kasus Covid-19.

Dinkes NTB akan berusaha maksimal mempercepat penyelesaian vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan di Provinsi NTB.

"Proses vaksinasi tahap satu on proses, saat ini sudah berjalan 60 persen, mudah mudahan akhir bulan Februari ini selesai," jelas dr Fikri.

Selanjutnya vaksinasi tahap kedua untuk TNI-Polri dan pelayan publik akan ditargetkan mulai Maret 2021 mendatang.

Jika memungkinkan, vaksinasi tahap ketiga untuk masyarakat umum dimulai Mei 2021.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Artano menjelaskan, petugas vaksinator akan bertindak sebagai pelaksana vaksinasi.

Sementara Bhabinkamtibmas ditugaskan sebagai tracer akan melakukan pendekatan, koordinasi, dan kerja sama dengan para pihak di kecamatan dan desa tempat mereka bertugas.

Demikian pula dengan anggota TNI. Mereka juga akan melibatkan diri untuk mesukseskan kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda NTB Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim menerangkan, untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar, dia akan memastikan anggota kepolisian yang bertugas sudah divaksin terlebih dahulu.

"Kami harus pastikan semua anggota yang terjun ke lapangan harus sudah divaksin," pungkasnya.

(*)