NTB

Dorna Sport akan Turun Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika

TribunLombok.com/Sirtupillaili
SIRKUIT MANDALIKA: Tampak foto udara Sirkuit MotoGP Mandalika dalam proses pembangunan, di KEK Mandalika Lombok Tengah, Minggu (20/12/2020).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Dorna Sport selaku organisasi penyelenggara Motorcycle Grand Prix (MotoGP) dijadwalkan datang mengecek kesiapan Sirkuit Mandalika tahun depan.

"Februari mereka (Dorna) datang ke sini memastikan apakah progresnya sesuai. Kemudian Juni untuk memastikan semua infrastruktur sudah mendukung," kata Kepala Divisi Konstruksi PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Aris Joko Santoso, Minggu (20/12/2020).

Proses homologasi akan menentukan apakah Mandalika International Street Circuit sah menjadi tempat penyelenggaraan MotoGP tahun 2021 atau tidak.

Karena itu, ITDC tengah mengebut proses pembangunan sirkuit agar sesuai target, Juni 2021.

"Homologasi harus bisa. Kami optimistis harus bisa," ujarnya.

Penilaian kesiapan sirkuit Mandalika, kata Aris, dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Ini Lahan-lahan Belum Klir di Lokasi Sirkuit MotoGP Mandalika

Baca juga: Event MotoGP Sebentar Lagi, DPD RI Minta Pembangunan di Mandalika Dipercepat

Baca juga: Selain Balap MotoGP, Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah World Superbike

Awal tahun 2021 Dorna mengecek progres pembangunan fisik sirkuit.

Dilanjutkan bulan Juni, mengecek kesiapan fasilitas pendukung, seperti bandara, akses jalan, dan sirkuit itu sendiri.

Di samping itu, PT ITDC melalui Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus berkomunikasi terkait teknis konstruksi dan lenggaraan.

"Tim kami dari MGPA yang melakukan komunikasi. Lebih spesifik mereka yang paham," ujarnya.

Selain kesiapan fisik sirkuit, fasilitas pendukung tidak kalah penting adalah penginapan.

Dengan estimasi tamu hingga 150 ribu lebih, kamar penginapan saat ini masih sangat kurang.

Pembangunan hotel di dalam kawasan juga tengah dikebut.

Paling tidak 600 kamar sudah tersedia di sekitar sirkuit. Ditambah hotel dan homestay di luar kawasan.

Untuk mengantisipasi kekurangan jumlah kamar, ITDC menyediakan area camping bagi tamu.

"Ini biasa terjadi di beberapa negara seperti Australia, di area terbuka," jelasnya.

Di area camping itu ITDC menjamin keamanan dan fasilitas lainnya seperti MCK.

Area camping rencananya disediakan di beberapa lokasi, seperti Tanjung Aan dan dekat sirkuit.

Ia optimistis MotoGP 2021 berlangsung sukses di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebab antusiasme penonton Indonesia merupakan pangsa pasar terbesar di Asia.

"Trennya MotoGP di beberapa negara penontonnya selalu banyak dari Indonesia," katanya.

(*)