Breaking News:

KPU Provinsi NTB Minta Paslon Tidak Buru-Buru Deklarasi Kemenangan 

Paslon peserta Pilkada di Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta tidak mendeklarasikan kemenangan sebelum ada hasil resmi

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Suhardi Soud, Ketua KPU Provinsi NTB 

Laporan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Para pasangan calon (Paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta tidak mendeklarasikan kemenangan sebelum ada hasil resmi.

"Jangan dulu mendeklarasikan apa pun," imbuh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB Suhardi Soud, Kamis (10/12/2020).

Jika beberapa paslon hari ini mendeklarasi kemenangan, ia tidak tahu dasarnya apa. 

"Karena yang kami gunakan hasil resmi saja," tegasnya.

Baca juga: Polisi dan TNI Cegat Konvoi Pendukung Paslon JODA di Lombok Utara

Suhardi Soud menjelaskan, mulai hari ini, 10-14 Desember 2020, rekapitulasi perhitungan suara dilakukan di tingkat kecamatan.

Kemudian dilanjutkan tanggal 15-17 Desember 2020 rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota.

Tonton Juga :

"Baru waktu itu kita akan mengetahui siapa yang akan memperoleh suara terbanyak," ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau semua paslon di 7 kabupaten/kota di NTB menunggu hasil perhitungan resmi KPU daerah masing-masing.

Baca juga: Kalah Hitung Cepat Pilkada Mataram, Istri Ketua PDIP NTB: Biar Saja Mereka Lihat Hasil Quick Count

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved