Sabtu, 13 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pesta Bola 2026

FIFA World Cup Memotivasi Anak Muda NTB Menjadi Pemain Top Dunia

Piala Dunia memberikan motivasi melalui kisah para bintang dunia yang berhasil bangkit dari kemiskinan lewat sepak bola. 

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/Dzul Fikri
JEMPUT BOLA - Fetty Fathiyah (kanan), Mujadid Muhas (tengah) dan Sirtu (kiri) dalam podcast Jemput Bola Tribun Lombok yang membahas Piala Dunia 2026. Foto ini telah diedit menggunakan AI. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ajang Piala Dunia bukan sekedar tontonan, pesta sepak bola terakbar ini bisa menjadi hiburan sekaligus motivasi bagi anak muda untuk menjadi pemain top dunia, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Bagi anak muda Piala Dunia ini kan mimpi. Semua anak-anak muda pasti memimpikan bisa main di Piala Dunia," kata Fetty Fathiyah, pengawas pertandingan sepak bola asal NTB, dalam podcast Jemput Bola Tribun Lombok, Sabtu (13/6/2026).

Dengan menyaksikan para pemin bintang, termasuk pemain muda dunia berlaga. Hal itu pasti akan berdampak ke psikologi yang merangsang mereka untuk berlatih dan bekerja keras sebagai pemain bola.

"Dengan melihat pemain yang sangat muda seperti Lamine Yamal atau Kylian Mbappe bersinar di panggung dunia memberikan keyakinan pada pemain muda lainnya bahwa mereka juga bisa mencapai kesuksesan di usia dini. Hal ini menumbuhkan pola pikir "kalau dia bisa, saya juga pasti bisa," ujar Fetty yang juga pemilik klub Neo Angel FC ini.

Baca juga: Prediksi Skor Pantai Gading vs Kongo, Head-to-head dan Statistik di Tournoi Maurice Revello 2026

Kursus Visual Gratis 

Menurutnya, pemain muda cenderung tidak hanya melihat skor akhir, tetapi memperhatikan teknik, kecepatan, dan taktik pemain bintang secara mendalam.

Mereka mempelajari cara Messi mencari ruang atau bagaimana gelandang mengatur tempo, sehingga turnamen ini berfungsi sebagai "kursus visual gratis" tingkat tertinggi.

Secara psikologis, euforia Piala Dunia menciptakan keinginan kuat bagi anak-anak untuk segera turun ke lapangan. Hal ini terbukti dengan fenomena banjirnya pendaftar baru di Sekolah Sepak Bola (SSB) setiap kali setelah gelaran Piala Dunia berakhir.

Piala Dunia merupakan mimpi bagi setiap pemain muda. Keinginan untuk merasakan atmosfer pertandingan dan meniru selebrasi para bintang dunia menjadi dorongan emosional yang kuat bagi mereka untuk terus berlatih.

Di samping itu, bagi pemain dari kalangan ekonomi kurang mampu, Piala Dunia memberikan motivasi melalui kisah para bintang dunia yang berhasil bangkit dari kemiskinan lewat sepak bola. 

"Mereka akan melihat sepak bola sebagai jalan untuk mengubah hidup dan mengentaskan kemiskinan keluarga," ujarnya.

Mujadid Muhas, penggemar Timnas Jerman dalam podcast Jemput Bola mengatakan, antusiasme warga untuk menonton Piala Dunia 2026 tidak kalah meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Antusiasme publik luar biasa, seperti tontonan universal, semua segmen hadir di dalam tontonan itu," katanya.

Ketika pertandingan Piala Dunia dimulai, menurutnya warga sejenak melupakan berbagai permasalahan yang selama ini membuat suasana tegang.

Pertandingan-pertandingan dalam piala dunia ini akan terus dibahas selama beberapa hari oleh publik. Semua itu menghadirkan keseruan dalam eforia world cup.     

Piala Dunia 2026 

Piala Dunia 2026 dilaksanakan di tiga negara sekaligus yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Berbeda dari sebelumnya, jumlah peserta bertambah menjadi 32 menjadi 48 tim negara.

Tim-tim kuat dari negara Eropa yang bertabur bitang akan menghibur para penikmat bola di seluruh dunia. 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved