NTB

Momen Gubernur Iqbal Dengar Curhat Warga Miskin Ekstrem di Desa Malaka Lombok Utara

Diskominfotik NTB
DESA BERDAYA - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal saat berdialog dengan salah satu warga yang masuk kategori miskin ekstrem di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (8/1/2026). Pemprov NTB memastikan pendampingan serius melalui perhatian pada pendidikan, kelayakan hunian, dan pemberdayaan warga. 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Iqbal turun langsung berdialog dan mendengar keluhan warga miskin ekstrem di Desa Malaka, Lombok Utara.
  • Pemprov NTB memastikan pendampingan serius melalui perhatian pada pendidikan, kelayakan hunian, dan pemberdayaan warga.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Gubernur Lalu Muhamad Iqbal turun menyapa warga yang masuk kategori rumah tangga miskin ekstrem di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal berdialog dengan warga, mendengar keluhan yang selama ini mereka rasakan, serta harapan mereka dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Yusron Hadi, mengatakan dalam dialog tersebut Gubernur Iqbal memastikan bahwa pemerintah hadir untuk menyejahterakan warga.

"Pak Gub tadi memberikan semangat kepada warga bahwa pemerintah akan mendampingi dan membantu warga untuk meningkatkan kesejahteraan," kata Yusron, Kamis (8/1/2026).

Gubernur Iqbal, lanjut Yusron, menyampaikan pendidikan harus menjadi perhatian serius, dan kelayakan tempat tinggal juga harus diperhatikan.

"Tadi Pak Gubernur memerintahkan kepala dinas terkait yang ikut dalam kunjungan tersebut untuk memberikan atensi kepada warga miskin tersebut," kata Yusron.

Yusron menjelaskan bahwa Desa Malaka merupakan salah satu desa yang mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar, namun di dalamnya masih terdapat warga yang masuk kategori miskin ekstrem.

Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian serius dengan harapan setelah mendapatkan pendampingan, warga tersebut bisa keluar dari jerat kemiskinan.

"Ada tiga pendamping di Desa Malaka yang akan membantu warga mengidentifikasi kebutuhan dan seterusnya memberdayakan masyarakat," jelas Yusron.

Selain itu, Gubernur Iqbal juga akan memastikan pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi para nelayan setempat. Selama ini, para nelayan harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Desa Gondang untuk mendapatkan BBM.

Sebagai langkah nyata, pemerintah akan berkoordinasi dengan Pertamina dan Koperasi Desa Merah Putih untuk mengupayakan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Baznas NTB juga turut menyalurkan bantuan sembako kepada 50 orang lansia.