NTB
Diskop NTB Siapkan Skema Pendampingan Tepat Sasaran untuk 10 Ribu UMKM
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Pembinaan UMKM itu 10 ribu di NTB sejalan dengan telah beroperasinya Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
- Kehadiran PLUT juga diharapkan mampu memberikan dampak kepada pelaku UMKM.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan memberikan pembinaan kepada 10 ribu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada tahun 2026.
Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2025 ini yang hanya 7.000 UMKM.
Kepala Diskop UKM Ahmad Masyhuri mengatakan alasan menaikkan target ini karena sudah ada infrastruktur penunjang yang dimiliki pemerintah saat ini.
Infrastruktur yang dimaksud yaitu Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM, yang baru diresmikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Selasa (30/12/2025).
"Untuk tahun depan pembinaan UMKM itu 10 ribu, karena tahun ini tanpa PLUT mewah seperti ini kita sudah memberikan pendampingan kepada 7.600 pelaku UMKM," kata Masyhuri.
Baca juga: KUR Bank NTB Syariah Dibuka Lagi, Gubernur NTB Targetkan Penguatan Pembiayaan UMKM
UMKM Naik Kelas
Sementara untuk menaikkan kelas pelaku UMKM ini, kata Masyhuri bukan perkara mudah sehingga hanya menargetkan 20 UMKM.
Sebelum dinaikkan kelas, UMKM ini harus dilakukan skrining masalah untuk pemberian treatment yang tepat.
"Bisa jadi masalahnya di kemasan, kita buatkan kemasan. Kalau masalahnya di pasar, kita carikan pasarnya seperti itu dia," jelas Masyhuri.
Manfaat PLUT
Kehadiran PLUT juga diharapkan mampu memberikan dampak kepada pelaku UMKM.
Apalagi bangunan senilai Rp10 miliar lebih ini dilengkapi dengan ruangan pameran produk UMKM.
Produk yang ditampilkan bisa menjadi contoh bagi konsumen yang membutuhkan produk UMKM yang berasal dari NTB.
Setiap produk akan ditampilkan kontak dari produsennya sehingga konsumen yang membutuhkan bisa langsung menghubungi produsen.
PLUT sudah jauh berbeda dibandingkan sejak awal dibangun tahun 2012 silam.
Kini bangunannya sudah dilengkapi beberapa ruangan penunjang seperti ruang pameran, ruang podcast, ruang pelatihan dan lainnya.
Pelaku UMKM yang menggunakan fasilitas tersebut tidak dipungut biaya, namun kedepan akan melihat perkembangan dari pemanfaatan gedung.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/plut_umkm_ntb_20203984jpg.jpg)