NTB
3 Bantuan Cepat Tim Medis NTB untuk Pemulihan Korban Banjir Aceh
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
Ringkasan Berita:
- Tim Medis NTB bersama masyarakat gotong royong membersihkan Puskesmas Simpang Tiga Utara.
- Anak-anak korban bencana diberikan trauma healing dan dukungan psikososial di lokasi bencana.
- Tim Medis NTB juga memberikan dukungan teknis kepada Health Emergency Operations Center (HEOC) Kabupaten Aceh Utara.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tim medis Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terjun langsung membantu para korban banjir Provinsi Aceh dan Sumatra.
Tim medis dan relawan berjibaku membantu para korban yang terdampak bencana banjir tersebut.
Pada hari keempat penugasan, Rabu (24/12/2025), Tim Medis NTB berhasil memulihkan layanan kesehatan dasar, memperluas jangkauan pelayanan kepada pengungsi, serta memperkuat sistem koordinasi respons bencana di Kabupaten Aceh Utara.
Tim yang dikoordinatori oleh Lalu Madahan melaksanakan serangkaian kegiatan strategis di Puskesmas Simpang Tiga Utara dan sejumlah posko pengungsian terdampak banjir.
1. Pemulihan Layanan Kesehatan
Pemprov NTB dalam rilis resminya menyatakan, tim Medis NTB bersama tenaga kesehatan setempat dan masyarakat melakukan gotong royong pembersihan Puskesmas Simpang Tiga Utara.
Upaya ini memungkinkan layanan kesehatan dalam gedung kembali dibuka dan beroperasi secara bertahap.
Pada hari yang sama, puskesmas melayani 35 pasien dengan keluhan kesehatan umum, infeksi kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta layanan kontrol pascabencana.
Selain layanan statis, Tim Medis NTB juga mengoperasikan tim kesehatan bergerak ke Posko Pengungsian Matang Keutapang. Tim ini berhasil melayani 62 pengungsi dengan berbagai keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan dan pencernaan.
Baca juga: 100 Personel Brimob Polda NTB Dikirim Bantu Korban Banjir di Aceh Tamiang
2. Dukungan Psikososial dan Trauma Healing
Sebagai bagian dari pendekatan kesehatan yang komprehensif, Tim Medis NTB melaksanakan kegiatan trauma healing dan dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana di dua lokasi.
Lokasi pertama di Puskesmas Simpang Tiga Utara, melalui terapi aktivitas bermain bagi 15 anak usia 3–9 tahun; dan
Kedua di Posko Pengungsian Krung Lingka, melalui intervensi kelompok dan penguatan rutinitas spiritual bagi 19 anak dan remaja usia 4–18 tahun.
"Kegiatan ini menunjukkan respons positif dari peserta dan menjadi bagian penting dalam pemulihan psikologis pascabencana," kata Lalu Madahan, dalam rilis yang diterima Tribun Lombok.
3. Penguatan Sistem Koordinasi Respons Bencana
Tim Medis NTB juga memberikan dukungan teknis kepada Health Emergency Operations Center (HEOC) Kabupaten Aceh Utara dengan menyusun Peta Respons Bencana Digital berbasis Google MyMaps.
Peta ini memuat informasi strategis, antara lain distribusi dan status fungsional fasilitas kesehatan.
Titik pengungsian beserta jumlah pengungsi dan fasilitas pendukung. Sebaran layanan pendukung seperti dapur umum dan tenaga medis. Pemetaan risiko kesehatan pascabanjir, serta jalur dan titik distribusi logistik kesehatan.
Peta respons ini dinilai sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas koordinasi lintas sektor dan penentuan prioritas intervensi di lapangan.
Secara keseluruhan, pada hari keempat penugasan, Tim Medis NTB telah memberikan layanan langsung kepada 131 orang, yang terdiri dari pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan trauma healing.
Pemerintah Provinsi NTB menegaskan dukungan akan terus dilanjutkan dengan rencana penambahan jam layanan puskesmas, perluasan jangkauan tim kesehatan bergerak, kunjungan rumah bagi kelompok rentan, serta pemutakhiran data respons bencana secara real-time bersama HEOC dan instansi terkait.
Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, tenaga kesehatan setempat, relawan, dan masyarakat atas kolaborasi yang solid dalam penanganan bencana ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/NTB-Aceh-1.jpg)