NTB

Libur Nataru 2026, Penumpang di Bandara Lombok Melonjak Tembus 60 Ribu Orang

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
LIBUR NATARU - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok dipastikan kembali normal, Kamis (14/11/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Menjelang libur Natal tahun 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) terjadi lonjakan kunjungan menunju Lombok, angka ini berdasarkan pemantauan dari aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (Bizam) selama periode Nataru. 

Penjabat Sekertaris Daerah (Pj Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Moh Faozal menyampaikan, secara kumulatif total penerbangan sudah mencapai 712 flight dengan jumlah orang mencapai 60.514 orang dan kargo 260 ton. 

"Berdasarkan hasil pemantauan transportasi udara selama periode Nataru, tercatat kinerja yang positif. Dengan rata-rata orang perhari mencapai 7.500 orang, dengan tingkat keterisian kursi mencapai 60-70 persen," kata Faozal. 

Faozal yang juga Asisten II Setda NTB ini mengatakan, dibandingkan periode tahun sebelumnya jumlah penerbangan tahun ini mengalami peningkatan 35 persen. 

Sementara untuk penumpang tumbuh sekitar 7-8 persen secara tahunan, namun kargo udara mengalami penurunan sekitar 14 persen. 

"Angka ini masih menunjukkan pemulihan yang stabil dibandingkan masa pra pandemi," kata Faozal.

Baca juga: Profil Irjen Edy Murbowo, Kapolda NTB Baru Gantikan Irjen Hadi Gunawan

Mantan Kadis Perhubungan ini mengatakan puncak penerbangan terjadi pada 22 Desember lalu, dengan jumlah penumpang mencapai 9.135 orang tertinggi selama pemantauan sementara. 

Pemerintah Provinsi NTB bersama Polda NTB dan stakeholder terkait menyiapkan 30 pos diantaranya pos pengamanan, pelayanan dan terpadu. 

Polisi juga menyiagakan 1.908 personil gabungan untuk pengamanan selama libur Nataru, mereka disebar disejumlah titik termasuk objek wisata, pintu masuk ke NTB seperti Bandara dan Pelabuhan. 

Mereka juga akan rutin melaksanakan patroli selama libur panjang ini, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. 

(*)