NTB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di NTB 18-20 Desember 2025
Ringkasan Berita:
- BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 18-20 Desesember.
- BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Lombok dan Bima.
TRIBUBLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama 3 hari ke depan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tanggal 18-20 Desember 2025.
Adapun wilayah yang terdampak hujan ringan hingga lebat pada periode waktu tersebut yakni:
- Kabupaten Lombok Barat: Sekotong
- Kabupaten Lombok Timur: Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Wanasaba, Sembalun, Suwela
- Kabupaten Lombok Tengah Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Janapria, Praya Tengah, Praya Barat Daya
- Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Ropang, Lenangguar
- Kabupaten Bima: Sanggar, Donggo, Soromandi, Madapangga, Bolo, Ambalawi, Wera, Sape, Wawo, Monta, Woha, Langgudu, Palibelo, Belo
- Kabupaten Dompu: Manggalewa, Kempo, Woja, Dompu, Kilo, Huu, Pajo
- Kota Bima: Asakota, Rasana'e Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur
Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu tetap waspada dan berhatihati dengan dampak bencana yang ditim bulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, dan pohon tumbang.
Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir waspada tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 2 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.
Peringatan Banjir Rob
Sebelumnya, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Lombok dan Bima.
Peringatan ini berlaku mulai 17 Desember 2025 pukul 08.00 WITA hingga 25 Desember 2025 pukul 20.00 WITA.
BMKG memprakirakan kondisi cuaca berawan hingga hujan sedang, dengan arah angin dari barat daya hingga utara pada kecepatan 5–20 knot.
Baca juga: Korban Meninggal Banjir di Sumatra Capai 929 Orang, Prabowo Janji Tambah Dana Bencana Rp4 Miliar
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, sementara pasang maksimum laut dapat mencapai 2 meter, dengan waktu puncak pasang antara pukul 20.00 hingga 03.00 WITA tergantung wilayah.
Wilayah yang berpotensi terdampak di Lombok meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.
Di Sumbawa, daerah yang berisiko mencakup Sumbawa dan Labuhan Badas. Sementara di Bima, lokasi terdampak antara lain Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-akibat-cuaca-ekstrem.jpg)