NTB

Jambore Daerah XI NTB, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Kesadaran Lingkungan

TRIBUNLOMBOK.COM/TRIBUNLOMBOK.COM/ROZI ANWAR
JAMBORE DAERAH - Ribuan peserta Jambore Daerah Pramuka NTB XI berbaris di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela, Lombok Timur NTB pada Kamis (18/12/2025). Kesadaran lingkungan dibangun karena jiwa dari gerakan Pramuka adalah untuk pelestarian lingkungan. 
Ringkasan Berita:
  • Kesadaran lingkungan dibangun karena jiwa dari gerakan Pramuka adalah untuk pelestarian lingkungan.
  • Pemprov NTB menerapkan di sekolah-sekolah terkait kesadaran sejak dini untuk menanam pohon.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya mencintai lingkungan.

Hal itu diungkapkan saat mengikuti Jambore Daerah Gerakan Pramuka ke XI di Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela, Lombok Timur pada Kamis (18/12/2025).

Iqbal menjelaskan bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat menjadi pembelajaran atas pentingnya merawat lingkungan.

"Realitas bahwa kesadaran lingkungan kita rendah sehingga lingkungan kita rusak dan berubah menjadi bencana lingkungan," katanya saat ditemui pada Kamis (18/12/2025).

Ia menyampaikan sebagai generasi yang baru harus mencintai lingkungan. 

Baca juga: Gubernur NTB Iqbal Buka Jambore Daerah XI 2025 di Lombok TImur

Kesadaran lingkungan dibangun karena itu jiwa dari gerakan Pramuka adalah untuk pelestarian lingkungan.

"Nah kondisi lingkungan kita juga terancam oleh bencana lingkungan dan kita sudah menghadapi terutama di Pulau Sumbawa kondisinya sangat buruk," terangnya.

Iqbal mengatakan beberapa kepala daerah sudah mulai melakukan gerakan untuk penghijauan kembali di daerah-daerahnya.

"Bupati yang melakukan penghijauan ini akan kita dukung penuh dari pemerintah provinsi," jelasnya.

Pemprov NTB menerapkan di sekolah-sekolah terkait kesadaran sejak dini untuk menanam pohon.

"Ide itu yang bagus, itu juga yang masuk dalam pertimbangan kita. Insya Allah mulai Januari kita akan lakukan gerakan penghijauan di kalangan anak-anak SD, SMA dan SMP," tutupnya.

(*)