NTB
15.045 KPM di Lombok Timur Terima Bantuan Sembako
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Pemkab Lombok Timur menyalurkan bantuan sembako kepada 15.045 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).
- Pembagian paket sembako ini merupakan bagian dari program Bupati Lombok Timur yang difokuskan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyalurkan bantuan sembako kepada 15.045 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan tersebut menyasar masyarakat miskin ekstrem dan disalurkan dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengatakan data penerima bantuan sosial sepenuhnya mengikuti ketentuan yang diamanatkan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025.
“Kita mengikuti Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang mengamanatkan semua bantuan sosial kepada masyarakat harus mengacu dari DTSEN,” kata Juaini Taofik saat ditemui, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, DTSEN merupakan basis data yang telah diakui pemerintah pusat karena disusun melalui proses pendataan berjenjang dari tingkat bawah.
“Di sana sudah ada masyarakat itu per desilnya dan ada desil satu itu miskin ekstrem,” ujarnya.
Menurut Juaini Taofik, pembagian paket sembako ini merupakan bagian dari program Bupati Lombok Timur yang difokuskan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem di akhir tahun. Program tersebut baru pertama kali diterapkan pada 2025, seiring mulai berlakunya DTSEN sejak April lalu.
“Karena berlakunya di bulan April 2025, maka kita terapkan di akhir tahun ini,” jelasnya.
Adapun paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng. Namun, jumlah dan jenis bantuan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang terbatas.
“Kami sama Pak Kadis Perdagangan disuruh Pak Bupati untuk ada berasnya, ada gulanya, ada minyaknya. Makanya kita dengan dana Rp4 miliar, sasaran 15.045 KPM, hanya bisa membantu 10 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng,” terangnya.
Baca juga: Warga Suela dan Pringgabaya Terdampak Banjir Diberi Bantuan Paket Sembako
Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat miskin ekstrem, bantuan ini juga diharapkan dapat membantu menambah suplai kebutuhan pokok di pasaran, terutama menjelang akhir tahun ketika harga-harga cenderung meningkat.
Juaini Taofik menambahkan, mayoritas penerima bantuan merupakan kelompok usia tidak produktif, seperti lanjut usia.
“Kita lihat tadi banyak nenek-nenek, kakek-kakek, ya tentu sangat layak kita kasih,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/BANSOS-LOMBOK-TIMUR-12.jpg)