NTB
Susunan Pejabat Pemprov NTB Berpotensi Dirombak Menyusul SOTK Baru Tahun 2026
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal akan melakukan mutasi pejabat menyusul penerapan SOTK baru, diawali job fit yang kini diusulkan ke BKN.
- Penyesuaian berdampak pada pejabat eselon II dan III, termasuk penggabungan beberapa OPD dan pengisian OPD baru melalui seleksi terbuka.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Jelang penerapan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Gubernur Lalu Muhamad Iqbal akan segera melakukan mutasi untuk para pejabatnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budiprayitno mengatakan saat ini sedang diajukan permohonan untuk melakukan job fit sebelum dilakukan mutasi tersebut.
"Ini Pak Gubernur sedang mengusulkan ke pusat, ke BKN (Badan Kepegawaian Negara) untuk tim pansel job fit untuk dilakukan pergeseran menyesuaikan SOTK baru," kata Yiyit sapaan akrabnya, Selasa (16/12/2025).
Yiyit menjelaskan, hasil job fit inilah menjadi dasar Gubernur untuk menempatkan para pejabat eselon II, sesuai dengan jumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru.
Setelah dilakukan job fit inilah, akan dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi sisa OPD yang masih kosong tersebut.
"Mana-mana (OPD) yang seleksi terbuka, nanti Pak Gubernur yang menentukan," kata Yiyit.
Baca juga: Tema HUT Ke-67 Provinsi, Gerak Cepat NTB Hebat Sejalan dengan Tiga Agenda NTB Makmur Mendunia
Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini juga menyampaikan, tidak hanya pejabat eselon II saja yang terdampak dari penerapan SOTK baru ini.
Namun juga pejabat eselon III akan ikut menyesuaikan, seperti pejabat di Dinas Ketahanan Pangan yang akan digabung dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun).
Kemudian ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga akan ikut menyesuaikan.
Sementara untuk Dinas Kebudayaan yang merupakan OPD baru, akan disesuaikan dengan pejabat dari Bidang Kebudayaan dan beberapa dari Dinas Pemuda dan Olahraga.
"Nanti akan dilakukan pergeseran untuk eselon III juga," kata Yiyit.
Yiyit memastikan tidak akan terjadi penumpukan pegawai meski beberapa OPD digabung, karena yang baru ini tidak menghapus bidang didalamnya.
Terhadap para pejabat yang akan dilakukan job fit tersebut, dia mengatakan hampir semua eselon II akan dilakukan uji kelayakan tersebut dengan jabatan yang ada.
"Kecuali yang enam kemarin yang baru dilantik tidak akan di job fit karena baru," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PENERAPAN-SOTK-BARU-12.jpg)