NTB

Selangkah Lagi Status RSUD Manambai Abdul Kadir Jadi Tipe B, Hadiah untuk HUT NTB ke-67

TRIBUNLOMBOK.COM/SIRTUPILLAILI
RUMAH SAKIT - Seorang warga melintas di depan gedung RS HL Manambai Abdulkadir yang berada di Jalan Lintas Sumbawa Tano, Kabupaten Sumbawa, NTB, Minggu (19/10/2025). 
Ringkasan Berita:
  • RSUD) Manambai Abdul Kadir, bisa selesai dalam waktu dekat, sehingga bisa menjadi hadiah saat hari ulang tahun (HUT) NTB ke-67. 

  • Saat ini status rumah sakit tersebut masih tipe C, namun dengan penambahan fasilitas dan ruangan bisa menjadi tipe B.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manambai Abdul Kadir, bisa selesai dalam waktu dekat, sehingga bisa menjadi hadiah saat hari ulang tahun (HUT) NTB ke-67. 

Saat ini status rumah sakit tersebut masih tipe C, namun dengan penambahan fasilitas dan ruangan bisa menjadi tipe B atau menjadi rumah sakit rujukan. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma mengatakan proses peningkatan status rumah sakit ini sudah sampai pada tahap mengurus izin operasional sebelum naik menjadi tipe B. 

"Kita mengkonekkan peraturan teknis dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), tinggal memperbaiki data pendukung sebelum naik ke tipe B," kata Irnadi, Kamis (11/12/2025). 

Baca juga: RSUD Manambai Abdul Kadir Selangkah Lagi Jadi Tipe B, Kado HUT ke-67 NTB

Irnadi menjelaskan, untuk peningkatan status dari tipe C ke tipe B pengurusan izin operasional di provinsi. Sementara untuk tipe B menjadi tipe A di pemerintah pusat.

Jauh sebelumnya tim dari DPMPTSP sudah melakukan visitasi bersama Dinas Kesehatan untuk melihat progres kesiapan rumah sakit, sebelum naik kelas. 

Irnadi mengatakan saat ini bolanya tinggal pada izin operasional saja, namun dia tidak ingin terburu-buru mengeluarkan izin karena masih melakukan penilaian dan menyambungkan antara Pertek Dinas Kesehatan dan DLHK. 

"Jangan sampai setelah kita setujui (izinnya) masih ada yang tercecer (izinnya) juga," kata Irnadi. 

Dia mengatakan dengan menjadi rumah sakit rujukan, masyarakat Sumbawa tidak perlu jauh-jauh datang ke Mataram untuk berobat. Karena fasilitas RSUD Manambai sudah semakin lengkap.

(*)