NTB

Prakiraan Cuaca NTB Selasa 9 Desember: Lombok dan Sumbawa Hujan Sedang hingga Lebat

TRIBUNLOMBOK.COM/SIRTUPILLAILI
PRAKIRAAN CUACA - Seorang pengendara sepeda motor melintas di Jalan dr Soedjono (Jalan Lingkar Selatan) saat hujan lebat mengguyur Kota Mataram. BMKG memperingatkan potensi hujan sedang–lebat pada 9 Desember di sejumlah wilayah di Lombok, Sumbawa, Dompu, dan Bima. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG memperingatkan potensi hujan sedang–lebat pada 9 Desember di sejumlah wilayah di Lombok, Sumbawa, Dompu, dan Bima.
  • Masyarakat diminta waspada dampak cuaca, seperti banjir, longsor, angin kencang, petir, dan pohon tumbang.

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, 9 Desember, dengan status waspada potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Dalam rilis resmi, BMKG mencatat bahwa hujan intensitas sedang–lebat berpeluang terjadi di:

Kabupaten Lombok Barat: Sekotong, Gunungsari, Lembar, Batu Layar
Kabupaten Lombok Tengah: Praya Barat Daya
Kabupaten Lombok Timur: Sambelia, Sembalun
Kabupaten Lombok Utara: Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan, Pemenang
Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Ropang, Plampang, Empang, Labangka, Maronge, Lenangguar, Orong Telu, Lantung
Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Soromandi, Ambalawi, Wera, Madapangga, Bolo, Woha, Sape, Wawo, Lambitu, Belo, Langgudu, Lambu, Monta
Kabupaten Dompu: Pekat, Kempo, Manggelewa, Kilo, Woja, Dompu, Pajo
Kota Bima: Asakota, Rasana’e Barat, Mpunda, Raba, Rasana’e Timur

BMKG menyebut tidak ada wilayah di NTB yang masuk kategori Siaga maupun Awas untuk hujan sangat lebat atau ekstrem.

Selain itu, peringatan angin kencang untuk besok juga berada pada kategori NIL, atau tidak terpantau adanya potensi signifikan.

Masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, dan pohon tumbang.

BMKG juga mengimbau bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, wisata bahari, nelayan, serta masyarakat pesisir. Gelombang tinggi diperkirakan mencapai lebih dari 2 meter di beberapa perairan:

Selat Lombok bagian selatan
Selat Alas bagian selatan
Selat Sape bagian selatan
Samudera Hindia selatan NTB