NTB

Aksi Solidaritas Sejak Dini, KB-PAUD Generasi Anak Negeri NTB Kirim Bantuan ke Sumatra dan Aceh

TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
BENCANA SUMATRA – Sejumlah anak didik KB-PAUD Generasi Anak Negeri, didampingi Kepala Sekolah Amelia Karunia (batik ungu) serta para guru, berfoto bersama di depan tumpukan sembako yang akan disalurkan ke korban bencana alam Sumatera. 
Ringkasan Berita:
  • KB-PAUD Generasi Anak Negeri mengajak anak-anak belajar empati dan berbagi dengan mengumpulkan bantuan untuk korban banjir di Sumatra dan Aceh.
  • Bantuan dikumpulkan dari uang saku murid, sumbangan orang tua, dan masyarakat, berupa sembako, pakaian, kebutuhan bayi, dan perlengkapan rumah tangga.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM - Di tengah keriuhan aktivitas belajar-mengajar di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), seutas benang kepedulian terjalin erat, menghubungkan hati-hati kecil dengan saudara-saudara yang sedang berjuang melawan dampak banjir bandang di Sumatra dan Aceh.

KB-PAUD Generasi Anak Negeri membuktikan bahwa empati adalah pelajaran terbaik yang diajarkan sejak usia dini. Program ini bukan hanya teori di kelas, melainkan aksi nyata.

Kepala KB-PAUD Generasi Anak Negeri, Amelia Karunia, memimpin sebuah gerakan sederhana namun penuh makna.

Seluruh paket bantuan dikumpulkan dari keikhlasan, mulai dari uang saku yang disisihkan, sumbangan orang tua murid yang tergerak, hingga dukungan hangat dari masyarakat sekitar.

“Ini adalah wujud nyata pendidikan karakter,” ucap Amelia saat diwawancarai TribunLombok.com, Jumat (5 Desember 2025), menceritakan perjalanannya mengumpulkan donasi untuk aksi kemanusiaan korban banjir bandang di Sumatra.

Amelia percaya, dengan melibatkan anak-anak dalam aksi sosial seperti ini, mereka tidak hanya menghafal, tetapi sungguh-sungguh belajar tentang berbagi, empati, dan kepedulian terhadap sesama yang tertimpa musibah.

Menurutnya, langkah ini merupakan sebuah bibit solidaritas yang ditanamkan di hati generasi penerus bangsa.

Di sudut sekolah, tumpukan harapan pun mulai meninggi. Ada aneka sembako yang menjadi kebutuhan sehari-hari, pakaian layak pakai yang siap menghangatkan, kebutuhan bayi yang sangat mendesak, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga. Setiap item dikemas rapi, seperti kotak harta karun yang berisi doa dan semangat.

Untuk memastikan amanah ini sampai dengan cepat dan tepat sasaran, KB-PAUD Generasi Anak Negeri menggandeng jasa logistik JNE sebagai mitra.

"Kerja sama dengan JNE dalam kondisi darurat seperti ini merupakan hal yang utama, karena kecepatan adalah kunci," katanya.

Amelia berharap, bantuan kecil ini bukan sekadar bantuan yang berakhir, melainkan sebuah inspirasi bagi lembaga pendidikan lain. Bahwa kepedulian sejati tak perlu menunggu sumber daya besar.

"Semoga bantuan sederhana ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Kepedulian tidak harus besar, yang terpenting adalah ketulusan dan solidaritas," tutupnya.