NTB

Kerjasama Bali, NTB dan NTT Dapat Dukungan Danantara

Tribunnews.com/Robby Firmansyah
KERJA SAMA - (Kiri-kanan) Gubernur Bali, I Wayan Koster, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, Selasa (25/11/2025).  
Ringkasan Berita:
  • Danantara mendukung kerja sama regional Bali–NTB–NTT di lima bidang, dengan harapan dapat mendorong iklim investasi.

  • Salah satu fokus utama kerja sama adalah pembangunan energi terbarukan melalui kabel bawah laut yang menyalurkan energi solar panel antar tiga provinsi.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Managing Director Stakeholder Management Danantara, Rohan Hafas hadir dalam penandatanganan, Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Regional Bali dan Nusa Tenggara (KR-BNN), Selasa (25/11/2025). 

Rohan menyambut baik kerjasama antara Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), di lima bidang yang disepakati seperti pariwisata, energi, konektivitas (perhubungan), perdagangan dan ekspor-impor.

Dia berharap dengan adanya kerjasama ini bisa menumbuhkan iklim investasi di tiga wilayah yang dulunya disebut Sunda Kecil ini. 

"Buat kami ini sangat mengembirakan, bisa membawa investasi baik dari asing maupun dalam daerah sendiri," kata Rohan, Selasa (25/11/2025). 

Danantara juga memberikan dukungan nyata dengan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN), yang memang berhubungan langsung dengan kerjasama ini seperti PLN untuk pembangunan energi terbarukan, ASDP dan Pelindo dalam peningkatan konektivitas hingga Bank Himbara. 

"Suport kami nanti melalui BUMN yang bersinggungan langsung dengan kerjasama ini," kata Rohan. 

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan, salah satu kerjasama yang akan dilakukan yakni pembangunan energi terbarukan dengan memanfaatkan sinar matahari. 

Pendistribusian energi inipun dilakukan dengan pembangunan kabel bawah laut yang menghubungkan Bali, NTB dan NTT. Tentu ini akan melibatkan PLN dalam prosesnya. 

"Kabel ini akan menyalurkan energi hasil produksi energi dari EBT (energi baru terbarukan) khususnya energi solar panel," kata Iqbal, Selasa (25/11/2025). 

Baca juga: Dukung Ekonomi Hijau, Bali, NTB dan NTT Sepakat Bangun Kabel Bawah Laut EBT

Iqbal mengatakan tiga provinsi ini merupakan gugusan pulau kecil, yang jika tidak dilakukan mitigasi terhadap perubahan iklim (climate change) maka dampaknya akan terasa. 

"Kalau tidak dikendalikan terjadi climate change (Perubahan iklim) dan kamilah korbannya," kata Iqbal. 

Gubernur Bali, I Wayan Koster berharap dengan adanya kerjasama ini, mampu menumbuhkan ekonomi di tiga wilayah ini. 

"Setelah semuanya ini, 2026 sudah bisa berjalan dengan baik (Kerjasama), ini merupakan suatu skema untuk menumbuhkan ekonomi di wilayah," pungkas Koster.

(*)