NTB
Pemprov NTB Siapkan Perda Atasi Penganguran Capai Belasan Ribu
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- BPS NTB mencatat pengangguran per Agustus 2025 mencapai 10.920 orang akibat meningkatnya lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang belum terserap kerja.
- Pemerintah NTB menyiapkan pemetaan kebutuhan tenaga kerja melalui Perda No. 2 Tahun 2025 untuk mencocokkan keahlian SDM dengan kebutuhan perusahaan.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat jumlah pengangguran sebanyak 10.920 orang per Agustus 2025.
BPS NTB menyebut, peningkatan angka pengangguran selama satu tahun terakhir disebabkan oleh meningkatnya lulusan SMP, SMK dan Perguruan Tinggi yang mencari pekerjaan.
Untuk menekan angka pengangguran serta menjawab kebutuhan dunia kerja, pemerintah akan memetakan keahlian yang dibutuhkan perusahaan
"Jadi satu sisi perusahaan memiliki kualifikasi terhadap kebutuhan berbasis skill sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Ini yang menjadi kendala kita, kenapa tidak mampu kita imbangi antara kebutuhan dan kemampuan," kata Plt Kepala Disnakertrans NTB, Muslim.
Muslim mengatakan, pemerintah daerah NTB sudah mengeluarkan peraturan nomor 2 tahun 2025 tentang penyelenggaraan tenaga kerja. Di dalamnya diatur tentang informasi terkait sistem ketenagakerjaan di NTB.
"Contohnya, perusahaan A membutuhkan ini, perusahaan B ini dan C ini dalam lima tahun kedepan, yang pensiun berapa kita sudah siapkan skenarionya, mereka sudah punya manajemen ini dan ini menjadi roadmap kita," kata Muslim.
Baca juga: BPS Catat 10.920 Pengangguran pada 2025, Pemerintah Siapkan Perda Atasi Krisis Skill
Lewat Perda ini nantinya semua perusahaan yang menanamkan modal di NTB, wajib melaporkan performanya setiap tahun dan roadmap kegiatan setiap tahun sehingga datanya terkumpul kita bisa menyiapkan SDM berkualitas.
Muslim juga membantah bahwa perguruan tinggi mencetak pengangguran, ia mengatakan harus ada peningkatan keahlian lagi kepada calon sarjana itu.
"Perlu memperkuat skill sesuai yang dibutuhkan dunia kerja, mereka (lulusan perguruan tinggi) punya skill dasar tinggal ditingkatkan lagi," kata Muslim.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ilustrasipengangguran.jpg)