NTB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di NTB 2-4 November 2025
Ringkasan Berita:
- BMKG NTB mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 2–4 November 2025 di seluruh wilayah NTB.
- Masyarakat dan nelayan diminta waspada terhadap potensi banjir, longsor, petir, pohon tumbang, serta gelombang laut hingga 2 meter.
TRIBUBLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama 3 hari ke depan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tanggal 2-4 November 2025.
Adapun wilayah yang terdampak hujan ringan hingga lebat pada periode waktu tersebut yakni:
- Kota Mataram: Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, Sandubaya.
- Kabupaten Lombok Barat: Gerung, Kediri, Narmada, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Lembar, Batu Layar, Kuripan.
- Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Jonggat, Batukliang, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Janapria, Pringgarata, Kopang, Praya Tengah, Praya Barat Daya, Batukliang Utara.
- Kabupaten Lombok Timur: Sakra, Terara, Sikur, Masbagik, Aikmel, Montong Gading, Pringgasela, Wanasaba, Sembalun, Suwela.
- Kabupaten Lombok Utara: Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan, Pemenang.
- Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Alas, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Ropang, Lape, Unter Iwes, Moyo Utara, Maronge, Lopok, Lenangguar, Orong Telu, Lantung.
- Kabupaten Sumbawa Barat: Jereweh, Taliwang, Sekongkang, Brang Rea, Brang Ene, Maluk.
- Kabupaten Bima: Wawo, Lambitu, Palibelo, Belo, Woha, Madapangga, Bolo, Donggo, Parado, Monta, Soromandi, Tambora, Sanggar.
- Kabupaten Dompu: Pekat, Hu'u, Pajo, Dompu, Woja, Kilo, Manggalewa, Hu'u.
- Kota Bima: Asakota, Rasanae Barat, Raba, Mpunda, Rasanae Timur
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Pelabuhan Bangsal dan Gili Trawangan 31 Oktober 2025
Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu tetap waspada dan berhatihati dengan dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, dan pohon tumbang.
Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir waspada tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 2 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/ilustrasi_hujan_deras_240242u52224222.jpg)