NTB
Pemkot Mataram Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Musim Hujan
Laporan TribunLombok.com, Rina Juliastuti
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM – Memasuki musim hujan tahun 2025 hingga awal 2026 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, genangan, dan angin kencang.
Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, menjelaskan kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir.
“Kita tidak bisa mengendalikan cuaca, tetapi kita bisa mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kesiapsiagaan,” ujar Lalu Martawang di Pemkot Mataram usai rapat koordinasi, Rabu (22/10/2025).
Langkah yang dilakukan antara lain membentuk posko kesiapsiagaan bencana di setiap kelurahan, kecamatan, hingga skala kota.
Posko utama akan dipusatkan di BPBD Kota Mataram, sementara posko tingkat kecamatan dan kelurahan dimaksimalkan sebagai garda terdepan dalam penanganan awal bencana.
“Posko ini tidak hanya dikelola oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat. Kita ingin warga ikut bergerak membersihkan lingkungan, gotong royong, dan menjaga saluran air agar tidak tersumbat,” jelasnya.
Selain itu, kesiapan peralatan dan logistik juga menjadi perhatian. Seluruh alat seperti gergaji mesin (chainsaw), pompa air, dan perlengkapan evakuasi diminta dalam kondisi siap pakai.
“Kita tidak ingin saat bencana terjadi baru sadar bahwa peralatan rusak atau tidak siap. Semua harus ready di lapangan,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pentingnya koordinasi lintas wilayah, terutama antara Pemkot Mataram dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini dikarenakan aliran air dari daerah dataran tinggi berpotensi meningkatkan debit air di wilayah Mataram.
“Cuaca ekstrem di Lombok Barat sering berdampak pada wilayah Mataram karena posisi geografis kita lebih rendah. Jadi komunikasi dan pembaruan data antar daerah sangat penting untuk mencegah kerugian dan korban,” paparnya.
Ke depan, Pemkot Mataram juga akan mengeluarkan surat imbauan terkait kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim hujan. Surat tersebut akan menekankan pentingnya koordinasi serta sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Harapan kita tentu semoga kondisi tetap aman. Tapi kesiapsiagaan ini wajib, agar saat potensi bencana muncul, kita sudah siap bergerak,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Asisten-I-Setda-Kota-Mataram-Lalu-Martawang_.jpg)