NTB

Turis asal Amerika Diduga Dianiaya di Lombok Tengah, 6 Orang Diamankan

Tangkap layar
KORBAN PENGANIAYAAN - Penampakan kondisi Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat Elijah diduga menjadi korban penganiayaan di salah satu villa di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (19/10/2025) petang pukul 19.30 Wita. Korban mengalami luka di bagian kepala, tangan dan kaki atau di bagian tubuh, akibat dipukul. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Elijah, Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat Elijah diduga menjadi korban penganiayaan di salah satu villa di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (19/10/2025) petang pukul 19.30 Wita.

Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi mengungkap korban mengalami luka di bagian kepala, tangan dan kaki atau di bagian tubuh, akibat dipukul oleh para pelaku.

Polisi telah mengamankan warga yang diduga terkait dengan kejadian tersebut.

"Laporan sudah kami terima dan 6 orang warga telah diamankan," kata Lalu Brata. 

Informasi kronologi yang dihimpun, bahwa korban WNA tersebut bermalam di villa bersama istrinya Nicole sejak tanggal 15 hingga 20 Oktober 2025.

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Rombongan WNA di Jalur Bypass, 1 Orang Meninggal

Korban pada saat kejadian hendak pulang ke villa setelah keluar mencari makam malam di sekitar warung Desa Selong Belanak.

Setelahnya korban dibuntuti sekelompok orang yang membawa kayu balok, menggunakan sepeda motor hingga ke areal villa.

"Tamu saya dibuntuti oleh pelaku dan diserang tanpa perlawanan," kata seorang staf resepsionis villa. 

Brata menyebut dari kejadian tersebut korban mengalami luka serius pada muka dan kaki, sehingga pemilik Villa melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat.

Di sisi lain korban dibawa ke klinik untuk penanganan medis.

“Owner saya langsung membawa tamu ke klinik dan melaporkan kejadian ini kepada Polisi,” terangnya.

Ia menduga, tamunya adalah korban salah sasaran. 

Sebab selama bermalam, tamunya  tidak tidak pernah bermasalah.

“Tamu saya tidak pernah bermasalah, dan saya rasa pelaku salah sasaran yang dituju,” katanya.

Korban bersama istrinya sudah cek out dan kemudian diantar wwner villa melakukan visum di Rumah Sakit Mandalika.

(*)