NTB

Program Laut Bersih di NTB Jadi Solusi Selesaikan Masalah Sampah di Gili Tramena

Dok. Istimewa
PROGRAM LAUT BERSIH - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Muslim saat ditemui di Kantor Gubernur NTB. Muslim menyampaikan pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat mulai melakukan pemetaan untuk program laut bersih.  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai melaksanakan program laut bersih yang dilaksanakan di Gili Trawangan, Meno dan Air (Tramena).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) NTB, Muslim mengatakan, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memiliki konsep untuk penyelesaian masalah sampah dari hulu ke hilir.

"Nanti pemerintah daerah dengan pemerintah pusat akan menandatangani kesepakatan terkait program ini," kata Muslim, Selasa (14/10/2025).

Muslim mengatakan konsep yang diinginkan Gubernur Iqbal, bahwa sampah-sampah tersebut akan di filter terlebih dahulu sehingga lebih mudah melakukan penanganan.

Baca juga: Dilarang Kementerian LH, Pemkot Mataram Tetap Gunakan Insinerator Tangani Sampah

Untuk tahap awal ini kata Muslim, pemerintah akan melakukan pemetaan terlebih dahulu. Ia juga mengungkapkan pemerintah menggelontorkan dana Rp3 miliar untuk program ini.

"Beberapa bulan ini tiga miliar, nanti akan dilakukan pemetaan terlebih dahulu bisa saja berkurang bisa saja bertambah tergantung hasil pemetaan," kata Muslim.

Muslim mengatakan, pemerintah pusat sudah berulang kali melakukan sosialisasi terhadap program laut bersih ini. Ia memastikan program ini akan berjalan, karena mendapat dukungan dari semua pihak.

(*)