NTB

Tiba di Indonesia, Marc Marquez Tak Sabar Balapan di Mandalika

Instagram ducati_id
KEDATANAGAN PEMBALAP MOTOGP - Tangkapan layar video kedatangan Marc Marquez di Bandara Sorkekarno Hatta yang diunggah oleh akun instagram @ducati_id, Senin (29/9/2025). 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, telah tiba di Indonesia untuk mengikuti seri ke-18 MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 3–5 Oktober 2025.

Kepastian kedatangan Marquez diumumkan melalui akun Instagram resmi @ducati_id. Dalam unggahan tersebut, pembalap berjuluk "Baby Alien" itu terlihat tiba di Bandara Soekarnao Hatta Jakarta dengan mengenakan kaos cokelat dengan jaket disampirkan di leher.

Ia menyapa penggemarnya di Tanah Air dengan antusias, membarikan isyarat ingin segera balapan di Sirkuit Mandalika.

“Halo Indonesia, saya telah sampai di Jakarta, sampai ketemu besok ya,” ucap Marquez dalam video singkat usai terbang dari Motegi, Jepang, Senin (29/9/2025).

Kedatangan Marquez di Indonesia disambut meriah, mengingat sang pembalap baru saja memastikan diri menjadi juara dunia MotoGP 2025 usai memenangi GP Jepang di Sirkuit Motegi pada Minggu, 28 September lalu.

Baca juga: Marc Marquez Cs. akan Disambut Tarian dan Musik Tradisional saat Tiba di Bandara Lombok

Ini merupakan gelar ketujuhnya di kelas utama setelah absen sejak 2019.

Gelar ini terasa sangat spesial bagi Marquez, yang harus menempuh perjalanan panjang selama sekitar enam tahun untuk kembali ke puncak dunia balap motor.

Ia mengalami berbagai cedera serius, menjalani lima kali operasi pada lengan dan bahu kanan, serta absen dalam 30 balapan.

Pada MotoGP 2024 silam, Marc Marquez saat mendunggangi tim satelit Ducati (Gresini Racing), ia terjatuh saat kualifikasi.

Saat itu, pembalap asal Spanyol gagal menorehkan waktu putaran karena terjatuh dua kali pada kualifikasi 2.

Hal ini membuat Marquez harus berada di posisi ke-14 pada grid kala itu.

Pada saat memastikan gelar juara 2025 di Jepang, tampak Marquez emosional usai memastikan gelar juara. ia bahkan tak mampu menahan air mata di lap terakhir.

“Saya tidak bisa mengendalikan emosi. Pada lap terakhir saya menangis di dalam helm, bahkan sulit untuk melihat titik rem,” ujar Marquez, dikutip dari Crash.net.

(*)