NTB
Mayat Pria di Lombok Timur Ditemukan Tergantung, Terakhir Dilihat 3 Hari Lalu
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Laelatunniam
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR – Warga Dusun Temayang Indah, Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki dalam posisi tergantung.
Tali tampak melilit leher korban, sementara kakinya menekuk di lantai. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman menceritakan, teman almarhum datang ke rumah korban di dusun tersebut karena tidak mendapat respons setelah beberapa kali mencoba menghubunginya melalui telepon.
Saat berada di depan rumah korban, saksi mencium bau menyengat dari dalam rumah.
“Saat itu saksi memanggil korban tetapi tidak ada jawaban dari dalam rumah dan ketika pintu rumah bagian depan didorong ternyata terkunci dari dalam,” terang Nikolas.
Saksi kemudian terus mencoba memanggil korban dan mengintip dari celah bawah pintu. Ia hanya bisa melihat tangan korban, serta mendengar banyak suara lalat dari dalam rumah.
“Saksi memanggil tetangga untuk menyaksikan dan mendobrak pintu bagian depan,”
tambahnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, terlihat korban dalam posisi tergantung dengan seutas tali nilon.
Tubuh korban tidak tergantung sepenuhnya karena bagian kakinya masih menyentuh lantai dan dalam posisi setengah menekuk.
“Keadaan korban saat ditemukan pertama kali sudah dalam keadaan membengkak serta mengeluarkan bau yang menyengat serta banyak lalat, diperkirakan korban sudah meninggal beberapa hari yang lalu,” lanjut Nikolas.
Tali yang menjerat leher korban terikat pada tiang pintu kamar, dan ujung tali lainnya terkait pada paku pengait kunci pintu kamar tersebut. Korban diketahui masih membujang dan tinggal seorang diri di rumah yang letaknya cukup jauh dari rumah-rumah lainnya.
“Korban terakhir kali dilihat oleh warga sekitar hari Sabtu tanggal 20 September 2025 siang. Setelah itu tidak pernah terlihat lagi,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Warga-menyaksikan-evakuasi-warga-yang-diduga-gantung-diri.jpg)