Berita Sumbawa
Wabup Sumbawa Tegaskan Pentingnya Data Valid untuk Atasi Kemiskinan
Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ansori, menegaskan komitmennya dalam penanganan masalah kemiskinan
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Laelatunniam
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ansori, menegaskan komitmennya dalam penanganan masalah kemiskinan dengan pendekatan yang serius dan terukur.
Menurutnya, tingkat kemiskinan dapat dikendalikan, bahkan signifikan diturunkan, jika seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersinergi dengan komitmen yang kuat.
"Pasal 34 UUD 1945 menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Sesuai arahan Presiden, kita harus membulatkan tekad agar program pemerintah ini bisa dilaksanakan dengan baik. Di Sumbawa, sudah ada sekitar 50 persen jiwa yang ter-cover oleh berbagai program seperti PKH, Raskin, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya. Namun, bantuan ini tidak boleh membuat kita terlena atau memelihara kemiskinan. Yang penting adalah bagaimana menurunkan angka kemiskinan," tegasnya pada Jumat (29/8/2025).
Ansori menekankan pentingnya keakuratan data sebagai dasar dalam menyalurkan bantuan, agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
"Data itu harus valid, tidak boleh ada unsur kekeluargaan atau kepentingan lain. Dengan data yang tepat, bantuan akan tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan," terang Ansori.
Terpisah, mantan Wakil Gubernur NTB periode 2008–2013, Badrul Munir, mengungkapkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2024 tercatat sebesar 12,87 persen, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 63 ribu jiwa dan garis kemiskinan sebesar Rp441.977.
Angka ini menempatkan Sumbawa pada urutan ketujuh dari sepuluh kabupaten/kota di NTB.
"Masih banyak bantuan pusat yang salah sasaran. Karena itu, strategi penanggulangan kemiskinan harus fokus pada empat kluster, yakni perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, pengembangan infrastruktur, dan penguatan ekonomi sosial," jelas Badrul Munir.
Rapat koordinasi ini menghasilkan komitmen bersama seluruh peserta untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumbawa melalui langkah-langkah yang terukur, berbasis data valid, serta dengan memperkuat sinergi antarinstansi.
"Kuncinya adalah kerja sama dan keseriusan kita semua. Harapannya, kebutuhan dasar masyarakat berupa sandang, pangan, dan papan bisa terpenuhi, sehingga Sumbawa semakin unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
BPN KSB Janji Usulkan PTSL untuk Tahun 2026, Minta Masyarakat Update Informasi BPN |
![]() |
---|
Kodim 1628/Sumbawa Barat Laksanakan Tradisi Lepas Sambut Komandan |
![]() |
---|
Program PTSL di KSB Hanya Dapat 70 Bidang dari 250 Bidang yang Diusul |
![]() |
---|
Akun Facebook Palsu Gunakan Nama Bupati KSB, Ini Tanggapan Amar Nurmansyah |
![]() |
---|
Izin Pendirian Gereja Bethel Dibahas, Wabup Sumbawa Tekankan Pentingnya Kerukunan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.