NTB
Pemprov NTB Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat Tangani Kualitas Air dan Lingkungan
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- Pemprov NTB menjajaki kerja sama dengan Amerika Serikat melalui Ambassadors Water Expert Program (AWEP) untuk mengelola sumber daya air dan menangani dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan.
- Program ini bertujuan membawa pakar teknis dari AS untuk membantu menilai kualitas air serta memitigasi dampak kesehatan dan lingkungan dari pertambangan nikel, tembaga, emas, termasuk penataan tambang rakyat ilegal.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menjajaki kerja sama dengan Amerika Serikat terkait dengan pengelolaan sumber daya air dan dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan di NTB.
Rencana ini ditandai dengan pertemuan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri dengan Konsulat Jenderal Amerika Serikat beserta tim dari Ambassadors Water Expert Program (AWEP).
Konsul Politik dan Ekonomi Amerika Serikat, John McDaniel, menjelaskan bahwa program AWEP bertujuan untuk membawa pakar dari Amerika Serikat ke negara mitra guna mendukung pelatihan, diskusi, dan pertukaran pengetahuan mengenai isu air.
"Kami memilih NTB karena banyak menerima aspirasi dari pemerintah maupun masyarakat mengenai kekhawatiran dampak pertambangan terhadap lingkungan dan kesehatan," kata John.
Ia mengatakan melalui program ini nantinya Amerika Serikat ingin berbagi pengalaman dan keahlian teknis untuk membantu menilai kualitas air serta mitigasi dampak dari pertambangan seperti emas, tembaga, dan nikel.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB sangat terbuka terhadap kerja sama yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Terlebih NTB saat ini sedang melakukan penataan pertambangan rakyat yang selama ini dilakukan secara ilegal, harapannya dengan kerja sama ini dampak kesehatan dan lingkungan bisa diminimalisir.
"Kehadiran program AWEP ini sangat relevan dengan upaya perbaikan sanitasi dan ketersediaan air bersih yang sedang kami galakkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Wagub menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, termasuk menjaga kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai warisan dunia yang harus dilindungi.
"Kami telah menugaskan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas ESDM untuk melakukan koordinasi intensif dan memberikan data-data yang diperlukan," pungkasnya.
Baca juga: Pemprov NTB Berikan Dana Kompensasi Dampak Negatif TPA Kebon Kongok ke 8 Desa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Indah-Dhamayanti-Putri-bersama-Konsul-Politik-dan-Ekonomi-Amerika-Serikat.jpg)