NTB
Gubernur NTB Minta Kades Kelola Dana Desa Berdaya Tematik dengan Tertib
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengumpulkan 257 kepala desa dan lurah untuk membahas Program Desa Berdaya Tematik yang memberi bantuan Rp300 juta per desa.
- Dana stimulan tersebut dapat digunakan untuk program sesuai potensi desa, seperti pariwisata, lingkungan hidup, dan ketahanan pangan melalui hasil musyawarah desa.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengumpulkan 257 lurah dan kepala desa se-Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Desa Berdaya Tematik yang dicanangkannya.
Iqbal dalam arahannya menjelaskan, nantinya setiap desa akan mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi NTB sebesar Rp300 juta. Anggaran ini diberikan kepada desa yang mendapatkan program Desa Berdaya Tematik.
Terkait dengan tema yang akan dilakukan, Pemerintah Provinsi NTB sudah membuat menu-menu yang bisa dipilih, seperti pariwisata, lingkungan hidup, dan ketahanan pangan. Semua bisa dipilih sesuai dengan potensi masing-masing desa.
"Anggaran yang diberikan tersebut bukan dalam bentuk program, melainkan dana yang dikelola langsung oleh desa sesuai dengan program yang mau dijalankan berdasarkan hasil musyawarah desa," kata Iqbal, Senin (25/6/2026).
Anggaran yang besar ini pun diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin di tengah pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada desa.
Itu sebabnya ia meminta agar desa-desa membuat perencanaan sebaik mungkin dalam merealisasikan program ini agar nantinya bisa benar-benar berdampak.
"Itu sebabnya kita melakukan rakor ini supaya pemilihan programnya bisa tepat. Artinya, pemilihan program itu akan berdampak untuk pembangunan sosial dan ekonomi di desa tersebut," kata Iqbal.
Anggaran yang besar ini juga diharapkan bisa dilaksanakan dengan tertib administrasi. Hal ini untuk mengantisipasi adanya masalah di kemudian hari.
"Pengelolaan anggarannya harus sebaik mungkin, tertib administrasi hingga tidak menjadi masalah di kemudian hari, tapi saya yakin kepala desa dapat mengelola keuangan itu dengan baik," kata Iqbal.
Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini meminta semua pihak mengawasi pelaksanaan program ini, baik itu pemerintah kabupaten, kecamatan, dan termasuk para pendamping desa yang sudah direkrut beberapa waktu lalu.
Baca juga: Lawan Kemiskinan, Pemprov NTB Tinggalkan Cara Lama dan Dorong Model Desa Berdaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Gubernur-NTB-Lalu-Muhamad-Iqbal-saat-menggelar-rapat-koordinasi-bersama-257-kepala-desa.jpg)