NTB

Pemprov NTB Usul Revitalisasi SLB ke Kemendikdasmen

TRIBUNLOMBOK.COM
REVITALISASI SLB - Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri. Saat ini masih dilakukan pendataan terkait sekolah yang diusulkan, untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat sesuai dengan syarat yang diminta. 
Ringkasan Berita:
  • Saat ini masih dilakukan pendataan terkait sekolah yang diusulkan, untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.
  • Pada tahun 2025, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran Rp527 miliar untuk sekolah di NTB dengan rincian 69 satuan PAUD, 227 SD, 107 SMP, 60 SMA, 17 SMK, 20 SLB, dan 11 PKBM/SKB.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengusulkan revitalisasi sejumlah sekolah luar biasa (SLB), kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sesuai arahan saat melakukan lawatan ke NTB.

Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri mengatakan terkait dengan rencana ini, ia bersama Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mulai membahasnya.

"Kehadiran Pak Menteri (Dikdasmen) kemarin, beliau mengatakan yang penting memenuhi syarat luas lahan, kepemilikan beliau siap bantu support," kata Dinda sapaan akrabnya, Senin (18/5/2026).

Mantan Bupati Bima ini mengatakan, saat ini masih dilakukan pendataan terkait sekolah yang diusulkan, untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat sesuai dengan syarat yang diminta.

Baca juga: Tuntas 100 Persen, Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 531 Sekolah di NTB

"Ini diserahkan ke dinas untuk di data kembali, luas lahan, kepemilikan dan sebagainya termasuk muridnya," jelas Dinda.

Jumlah SLB di NTB saat ini sebanyak 20 unit tersebar di seluruh kabupaten kota, terdiri dari sekolah berstatus negeri maupun swasta yang melayani berbagai jenjang mulai dari TK Luar biasa sampai Sekolah Menengah Luar Biasa.

Pada tahun 2025, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran Rp527 miliar untuk sekolah di NTB dengan rincian 69 satuan PAUD, 227 SD, 107 SMP, 60 SMA, 17 SMK, 20 SLB, dan 11 PKBM/SKB.

Revitalisasi ini dilakukan guna mendukung salah satu program Asta cita Presiden Prabowo Subianto. 

Secara nasional pemerintah pusat sudah merevitalisasi 16.167 unit sekolah, sementara tahun ini kembali diusulkan 11.744 unit sekolah untuk direvitalisasi.

(*)