NTB

Rinjani Pertahankan Status UNESCO Global Geopark, Pemprov NTB Perkuat Konservasi dan Ekonomi Lokal

TRIBUNLOMBOK.COM
RINJANI - Kepala Dinas Kominfo NTB, Dr. Ahsanul Halik. Rinjani berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya secara berturut-turut berkat konsistensi pemerintah dan masyarakat dalam melakukan konservasi alam. 
Ringkasan Berita:
  • Rinjani berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya secara berturut-turut berkat konsistensi pemerintah dan masyarakat dalam melakukan konservasi alam.
  • Prestasi ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari perkembangan UMKM seperti kopi Sembalun, meningkatnya okupansi penginapan, hingga munculnya pemandu wisata dan destinasi wisata baru di kaki gunung.

TRIBUNLOMBOK.COM - Gunung Rinjani kembali menorehkan prestasi internasional dengan berhasil mempertahankan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Keberhasilan ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa potensi alam Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan bagian dari keindahan dunia yang diakui secara global.

Kepala Dinas Kominfo NTB, Dr. Ahsanul Khalik, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari komitmen kolektif yang konsisten.

"Alhamdulillah ini yang kedua kali kan secara berturut-turut dan tidak banyak yang bisa mencapai ini dua kali berturut-turut. Bahkan kita akan pertahankan untuk tahun-tahun berikutnya. Ini bukti bahwa Rinjani menjadi bagian dari keindahan dunia," ujarnya dalam Podcast Tribun Lombok yang tayang, Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan bahwa penghargaan tidak akan berarti tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan warga di lingkar Rinjani.

"Kalau tidak ada dampaknya untuk masyarakat, tidak ada maknanya penghargaan atau prestasi yang kita raih ini. Nah sekarang semua orang bisa melihat bagaimana di sekitar kawasan Rinjani UMKM kita berkembang," tegasnya.

Khalik menyebutkan bahwa tanpa dampak ekonomi, penghargaan tersebut akan kehilangan maknanya. Saat ini, dampak positif tersebut sudah mulai dirasakan warga sekitar, seperti kebangkitan UMKM lokal.

"Produk seperti Kopi Sembalun kini semakin mendunia seiring meningkatnya kunjungan wisatawan,"tuturnya.

Banyak rumah warga di sekitar Sembalun kini berfungsi menjadi penginapan yang diminati turis mancanegara.

Profesi guide lokal semakin berkembang dan menjadi tumpuan ekonomi baru bagi pemuda di lingkar Rinjani.

Munculnya tren wisata di bukit-bukit kaki Rinjani yang kini menjadi daya tarik alternatif bagi wisatawan nusantara maupun asing.

Selain itu, penguatan pada aspek keselamatan juga menjadi prioritas. Hal ini mencakup pelatihan antisipasi bencana, seperti angin kencang dan tanah longsor agar wisatawan tetap merasa aman saat berkunjung.

Ia menutup dengan mengingatkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah kunci utama agar status bergengsi ini tetap terjaga.