NTB
Rombongan Jurnalis dan Agen Perjalanan Darwin Siap Eksplorasi Wisata NTB
Ringkasan Berita:
- Rombongan jurnalis Northern Territory dan agen perjalanan dari Darwin, Australia, dijadwalkan melakukan kunjungan Familiarization Trip (Famtrip) ke NTB pada Juni 2026.
- Dinas Pariwisata dan Dinas Kominfotik NTB bersinergi menyiapkan destinasi unggulan serta tema promosi untuk memastikan kunjungan berjalan lancar dan tepat sasaran.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap mendapat sorotan internasional.
Rombongan jurnalis dari Northern Territory (NT) bersama sejumlah agen perjalanan (travel agent) asal Darwin, Australia, dijadwalkan melakukan kunjungan ke NTB dalam program Familiarization Trip (Famtrip) pada Juni 2026 mendatang.
Langkah strategis ini mempertegas upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat koneksi pariwisata dengan Australia sebagai salah satu pasar potensial.
Kesiapan menyambut para tamu mancanegara tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi virtual antara Pemprov NTB dengan Konsul Republik Indonesia (KRI) Darwin pada Kamis (9/4/2026).
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Halik, menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah di bawah arahan gubernur telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi rombongan tersebut.
"Gubernur NTB juga telah menegaskan komitmen kita untuk menyambut para tamu dengan sebaik mungkin. Insya Allah aman, tentunya melalui kolaborasi bersama Dinas Pariwisata," ungkap Halik.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, memastikan kelancaran teknis acara ini.
Ia menyebutkan, Pemprov NTB telah memiliki jam terbang yang mumpuni dalam memfasilitasi kehadiran Famtrip. Fokus saat ini adalah menyinergikan tema dan memastikan destinasi wisata yang dipilih tepat sasaran.
"Tentunya kita akan menyesuaikan dengan penentuan jadwal. Alhamdulillah, selama ini kita memiliki banyak pengalaman menerima kunjungan Famtrip di NTB. Selanjutnya, kita akan melakukan harmonisasi dengan Dinas Kominfotik NTB terkait tema besar dan lokus yang ingin dikunjungi," jelas Aulia.
Sementar itu, Gina Fadilla selaku perwakilan dari Konsul Republik Indonesia (KRI) Darwin, Australia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan dari Pemprov NTB.
“Kami ucapkan terima kasih atas kolaborasi bersama, salah satunya dalam menyambut kegiatan Famtrip ini,” ucapnya.
Sebelumnya, Transnusa memperluas penerbangan rute internasional yang mendatangkan wisatawan mancanegara ke destinasi wisata Tanah Air salah satunya ke Lombok, Provinsi NTB.
Direktur Utama Transnusa, Bayu Sutanto mengatakan, rencana penerbangan langsung perdana menurut rencana dimulai Februari 2026.
"Untuk Lombok ini yang pertama kita buka. Rutenya Lombok-Darwin Australia. Kita buka akhir Pebruari atau awal Maret. Selain Darwin, juga kita akan membuka rute Lombok-Perth. Itu jangka pendek di tahun ini," kata Bayu di Mataram, usai bertemu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (9/1/2026).
Rute penerbangan ke Australia Transnusa akan dilayani dengan pesawat Comac C909 dengan kapasitas 95 penumpang dengan frekuensi penerbangan empat kali dalam satu pekan.
Baca juga: Direct Flight Lombok-Darwin Dibuka Mulai Februari 2026, Terbang Empat Kali Dalam Sepekan
"Kalau demand-nya tinggi kita akan buka frekuensi dua sampai tiga kali, seperti Denpasar-Perth kita layani tiga kali," kata Bayu.
Transnusa juga akan membuka rute lain dari Korea Selatan, Jepang, Cina, Hongkong, dan Taiwan ke Lombok.
Namun, untuk sementara prioritas utama adalah pembukaan rute Darwin-Lombok.
"Karena Australia ini dekat, mungkin juga negara ASEAN karena wisatawan-nya banyak juga. Contoh Thailand, Vietnam, Kuala Lumpur, karena Malaysia ini cukup banyak, karena Lombok ini rumah kedua bagi Transnusa setelah Bali," ujar Bayu.
Jumlah penumpang atau wisatawan ke Lombok memiliki potensi cukup besar dilihat dari load factor yang tinggi karena banyak turis yang datang.
"Tadi, kami dengan gubernur bagaimana membuka koneksi penerbangan dari Yogyakarta. Karena kita sudah terbang ke Yogyakarta. Ini sama dengan daerah lain yang kita terbangi," ucap Bayu.
Transnusa juga akan membuka rute internasional lain yang banyak mendatangkan wisatawan.
Antara lain rute Lombok-Kuala Lumpur, Malaysia dan Lombok-Singapura.
Bayu mengatakan, wisatawan dari dua negeri tetangga terhitung banyak yang berwisata ke Lombok dan sekitarnya.
Adapun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk pembukaan rute ke Darwin yakni biaya promosi sehingga wisatawan tertarik untuk datang ke Lombok.
"Kalau kami hanya fasilitator mengangkut. Begitu juga dengan bandara kami kerja sama," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Gubernur-Lalu-Muhamad-Iqbal-saat-menyambut-wisatawan.jpg)