NTB
Jumlah Penumpang di Bizam dan Pelabuhan Lembar Mulai Melonjak
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Puncak arus mudik di Bandara Lombok diperkirakan H-3 lebaran dengan tujuan paling diminati Surabaya dan Jakarta.
- Di Pelabuhan Lembar juga terjadi peningkatan khususnya di pintu kedatangan, dengan rata-rata peningkatan mencapai 20 persen baik logistik maupun penumpang.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (Bizam) dan Pelabuhan Lembar mengalami peningkatan jelang Lebaran 2026.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau kesiapan sarana dan prasarana di bandara dan pelabuhan.
"Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 pada H-4, namun ternyata sudah mencapai 9.000 penumpang ternyata. Ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu," kata Iqbal, Minggu, (15/3/2026).
Puncak arus mudik diperkirakan H-3 lebaran dengan tujuan paling diminati Surabaya dan Jakarta, untuk mengantisipasi lonjakan tersebut pihak bandara sudah menambah penerbangan tambahan (Extra flights).
Baca juga: Tinjau Terminal Mandalika, Gubernur Iqbal Soroti Selisih Harga Tiket dan Praktik Calo
Iqbal meminta agar kondisi kru dan pesawat yang akan digunakan dalam kondisi baik, guna mengantisipasi terjadinya insiden di tengah meningkatnya aktivitas penerbangan jelang lebaran ini.
"Kami menyarankan agar melakukan pemeriksaan kru secara acak, ini penting untuk memastikan seluruh kru dalam kondisi sehat dan fit sehingga keselamatan penerbangan tetap terjaga," ucapnya.
Pelabuhan Mulai Padat
Sementara di Pelabuhan Lembar juga terjadi peningkatan khususnya di pintu kedatangan, dengan rata-rata peningkatan mencapai 20 persen baik logistik maupun penumpang.
"Peningkatan paling terlihat di kendaraan roda dua ataupun mobil pribadi yang datang dari luar daerah," jelasnya.
Sementara untuk keberangkatan dari Lembar menuju Padang Bai diperkirakan akan mengalami peningkatan setelah Idulfitri.
Mengingat pada tahun ini antara perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri berbarengan, pengaturan lalu lintas akan disesuaikan berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) serta regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali.
Penyeberangan dari Lombok akan ditutup mulai 18 Maret 2026 pukul 09.00 Wita dan akan dibuka kembali 20 Maret 2026 pukul 04.00 Wita. Sementara penyeberangan Bali mulai ditutup pada 19 Maret 2026.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/iqbal_mudik_lebaran_bandara_38387387387jpg.jpg)