NTB
Sapa Warga Talabiu, Gubernur Iqbal Tegaskan Kepemimpinan yang Adil Tanpa Diskriminasi
Ringkasan Berita:
- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyapa warga Desa Talabiu, Bima, dan mengumumkan rumah sakit di Kota & Kabupaten Bima naik status dari tipe D ke tipe C mulai Juni untuk memperbaiki layanan kesehatan.
- Ia menyoroti kondisi jalan rusak, deforestasi, dan perlunya penghijauan untuk menjaga infrastruktur, serta menekankan pentingnya dukungan masyarakat untuk melestarikan alam Bima.
TRIBUNLOMBOK.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyapa masyarakat Desa Talabiu dalam kegiatan silaturahmi di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal menyoroti persoalan kesehatan, infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan.
Gubernur Iqbal menyampaikan selama ini penyakit stroke, jantung, dan gagal ginjal menjadi penyebab utama warga Bima harus dirujuk ke Mataram.
Namun, ia membawa kabar baik bahwa mulai Juni mendatang, rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bima akan naik status dari tipe D menjadi tipe C.
“Alhamdulillah, mulai Juni statusnya meningkat. Ini komitmen kami agar pelayanan kesehatan di Bima semakin baik sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam kepemimpinan di NTB. Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadi pemimpin yang adil bagi seluruh daerah tanpa terkecuali.
Dalam dialog bersama warga, Iqbal juga menyinggung kondisi puluhan kilometer jalan provinsi di Bima yang rusak.
Baca juga: Wagub NTB: Kualitas Pendidikan Adalah Kunci Utama Peningkatan IPM Daerah
Ia menyadari kerusakan tersebut sempat viral karena ditanami pohon pisang oleh warga. Menurutnya, kerusakan diperparah oleh kondisi perbukitan yang gundul sehingga lumpur turun ke badan jalan saat hujan.
“Saya sudah ke Donggo dan Samili untuk melihat langsung kondisi jalan yang memprihatinkan. Berikan kami waktu untuk mengkaji secara menyeluruh. Di tengah keterbatasan anggaran, kami terus mencari solusi dan teknologi baru agar perbaikan jalan bisa dilakukan lebih efektif,” jelas Iqbal.
Selain infrastruktur, Iqbal mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali hutan di Bima melalui penghijauan.
“Mari kita tinggalkan Bima yang baik bagi anak cucu kita. Masih ada waktu untuk memperbaiki, asalkan kita bergerak bersama dari Provinsi hingga Desa untuk merawat alam Bima,” ajaknya.
Dirinya menyebutkan, saat ini terdapat tiga prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB, yakni penurunan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan berbasis kelestarian alam serta pengembangan pariwisata.
Meski infrastruktur tidak termasuk dalam tiga prioritas utama tersebut, dirinya menegaskan bahwa tanpa infrastruktur yang memadai, ketiga program tersebut tidak akan berjalan optimal.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk membesarkan Bank NTB Syariah.
Ia menyampaikan bahwa perbaikan di tubuh bank daerah tersebut terus dilakukan sehingga penyaluran KUR dapat kembali berjalan serta dalam waktu dekat BPR NTB akan bertransformasi menjadi bank berbasis syariah.
Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal memohon doa dan dukungan agar dirinya bersama Wakil Gubernur, Indah Dhamayanti Putri, dapat menjalankan amanah dengan baik, demikian pula Bupati dan Walikota di Bima.
Pada kegiatan tersebut turut diserahkan sejumlah bantuan, antara lain dari Bank NTB Syariah berupa 50 paket sembako serta masing-masing 10 paket sarung, sajadah, dan mukena. Biro Kesra NTB menyerahkan sarung dan mukena.
Baznas NTB menyalurkan bantuan sabilillah sebesar Rp20 juta dan paket sembako yang diberikan langsung kepada penerima malam itu. Pemerintah Kabupaten Bima memberikan bantuan Al-Qur’an dan sembako. Sementara Baznas Bima menyalurkan zakat fitrah berupa 27 paket beras serta tambahan bantuan uang tunai dari Bank NTB Syariah Cabang Tente.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Lalu-Muhamad-Iqbal-menyapa-warga-Desa-Talabiu-Bima.jpg)