NTB

Lelang Jabatan Pemprov NTB: Kursi Karo Kesra Paling Laris, Dinas PUPR Sepi Peminat

TRIBUNLOMBOK.COM/DOK. BIRO UMUM DAN ADPIM
LELANG JABATAN - Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTB menjalani pelantikan di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur NTB, Jumat (2/1/2026). Pejabat pusat hingga kabupaten/kota berbondong-bondong mengikuti lelang jabatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk 13 formasi eselon II.  
Ringkasan Berita:
  • Pendaftar paling banyak berasal dari pegawai Pemerintah Provinsi NTB dan sejumlah lainnya dari kabupaten/kota.
  • setiap formasi jabatan yang dilelang minimal dipinang empat orang.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pejabat pusat hingga kabupaten/kota berbondong-bondong mengikuti lelang jabatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk 13 formasi eselon II. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno menyampaikan, sampai dengan Senin, (16/2/2026) pukul 10.00 Wita, sudah ada 52 pendaftar.

24 di antaranya sudah menyelesaikan proses pendaftaran. 

"Artinya yang sudah mensubmit itu 24 orang, 28 pendaftar belum menyelesaikan pendaftaran," kata Yiyit sapaan akrabnya kepada TribunLombok.com, Senin (16/2/2026). 

Update sementara, dari 13 jabatan yang dilelang, jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPR-KP) yang masih minim pelamar yakni satu pendaftar. 

Baca juga: Pemprov NTB Segera Lelang Belasan Jabatan Kepala OPD yang Masih Lowong

Begitupun dengan jabatan Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan (Biro Umum dan Adpim) hanya satu orang.

Jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) paling banyak diminati dengan delapan pendaftar. 

Satu Formasi Minimal Empat Pelamar

Yiyit mengatakan, setiap formasi minimal dipinang empat orang. 

Jika sampai dengan batas akhir pendaftaran kurang dari jumlah tersebut, maka panitia seleksi akan memperpanjang maksimal dua kali. 

Namun jika dua kali perpanjangan jumlah pelamar masih juga belum mencukupi ambang batas, maka prosesnya akan tetap dilanjutkan sesuai dengan jumlah pelamar tersebut. 

"Bila belum cukup jumlah minimal pendaftar, maka dilakukan perpanjangan masa pendaftaran maksimal dua kali untuk per periode perpanjangan selama tiga hari. Bila tak ada lagi yang mendaftar, maka proses berlanjut dg jumlah pendaftar yang ada," jalanya. 

Secara umum, pendaftar paling banyak berasal dari pegawai Pemerintah Provinsi NTB. 

Namun beberapa di antaranya tercatat ada yang dari kementerian/lembaga, pegawai kabupaten/kota, hingga pegawai dari luar pemerintah daerah di NTB. 

Rekapitulasi Pendaftar Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov NTB Tahun 2026

1. Kadis Dikpora : 7 orang

2. Kadis PUPR-KP : 1 orang

3. Kadis Pertanian dan Ketapang : 6 orang

4. Kadis Kebudayaan : 2 orang

5. Kadis LHK : 4 orang

6. Kadis Perindag : 3 orang

7. Karo Kesra : 8 orang

8. Karo Umum dan Adpim : 1 orang

9. Dir RSUD : 4 orang 

10. Wadir Ren dan Keuangan RSUD : 2 orang

11. Wadir SDM Diklatlit RSUD : 7 orang

12. Wadir Pelayanan RSUD : 3 orang

13. Wadir Umum dan Operasional : 5 orang

(*)