NTB

Respons Cepat Keluhan Warga, Pemprov NTB Perbaiki Jalan Praya–Keruak

Diskominfotik Mataram
JALAN RUSAK - Pemprov NTB bergerak cepat melalui Dinas PUPR menindaklanjuti keluhan jalan rusak di jalur Praya–Keruak yang rawan kecelakaan. 
Ringkasan Berita:
  • Pemprov NTB bergerak cepat melalui Dinas PUPR menindaklanjuti keluhan jalan rusak di jalur Praya–Keruak yang rawan kecelakaan.
  • Pemprov NTB menegaskan komitmen layanan responsif, dengan pemetaan dan perbaikan bertahap pada ruas jalan prioritas demi keselamatan dan aktivitas ekonomi warga.

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat, menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di jalur Praya–Keruak.

Kondisi jalan tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Langkah responsif ini mendapat apresiasi dari Mustakim Togok, seorang penggiat sosial asal Lombok Tengah.

Sosoknya sempat viral di media sosial setelah melakukan penambalan jalan secara mandiri menggunakan semen cor demi mencegah jatuhnya korban jiwa.

Mustakim mengaku aksinya dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kerusakan jalan yang parah dan membahayakan pengendara.

Inisiatif tersebut kemudian menarik perhatian publik, termasuk Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Wirajaya, yang turut mendorong percepatan penanganan oleh pemerintah daerah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dinas PUPR NTB langsung menerjunkan tim untuk melakukan survei lapangan di sejumlah titik rawan ruas Praya–Keruak sebagai tahap awal perbaikan permanen.

Mustakim menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons kilat pemerintah provinsi.

“Ini bukti bahwa suara masyarakat didengar. Jalur Praya–Keruak adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas warga. Perbaikan ini sangat berarti untuk keselamatan bersama. Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Pemerintah hadir di tengah kegelisahan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR NTB, Budi Herman, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat merupakan prioritas serius bagi pemerintah daerah.

“Setiap informasi masyarakat pasti kami respons untuk dilakukan penanganan. Ini adalah bentuk pelayanan Pemerintah Provinsi NTB kepada warga, sekaligus komitmen Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal,” tegas Budi.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemetaan titik kerusakan jalan di berbagai wilayah. Penanganan akan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan skala prioritas pada ruas jalan yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemprov NTB juga mengajak warga untuk terus berpartisipasi aktif melaporkan kondisi infrastruktur melalui kanal pengaduan resmi agar permasalahan di lapangan dapat segera teratasi.