Calon Sekda NTB
Teka-teki Tiga Besar Calon Sekda NTB Belum Terjawab
Tiga besar calon Sekda NTB belum ditetapkan karena BKN belum menyerahkan hasil tes potensi dan kompetensi kandidat.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Tiga besar calon Sekda NTB belum ditetapkan karena BKN belum menyerahkan hasil tes potensi dan kompetensi kandidat.
- Pemprov NTB menegaskan proses seleksi masih berjalan sesuai SOP, sambil menyiapkan pengisian jabatan OPD dan penataan birokrasi.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Nama tiga besar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi teka-teki, pasalnya sampai saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menyerahkan hasil tes potensi dan kompetensi 10 kandidat.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tri Budiprayitno mengatakan, hasil penilaian tersebut nantinya akan digabung dengan hasil penilaian lainnya seperti rekam jejak, makalah dan hasil wawancara.
"Setelah penggabungan nilai, tim pansel akan menyerahkan kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) dalam hal ini Gubernur," kata Yiyit sapaan akrabnya, Rabu (7/1/2026).
Setelah mendapat tiga nama tersebut barulah Gubernur Lalu Muhamad Iqbal akan memproses ke tahapan selanjutnya, yakni menyampaikan kepada BKN, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sekertaris Negara.
"Semua tahapan tersebut akan dilakukan sesuai SOP masing-masing," kata Yiyit.
Artinya terkait tiga nama yang beredar tersebut tidaklah benar, karena sampai saat ini tim Pansel belum melakukan akumulasi nilai-nilai tersebut untuk diserahkan kepada Gubernur.
Lebih lanjut mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini menyampaikan, sembari menunggu tahapan seleksi Sekda ini terus berjalan.
Baca juga: Terdampak SOTK Baru, Empat Calon Sekda NTB Non Job dari Jabatan Semula
Pemerintah Provinsi NTB tidak menutup kemungkinan juga, akan melakukan pengisian untuk sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini masih lowong.
"Dimungkinkan pula berjalan proses mutasi JPT Pratama hasil jobfit dan evaluasi kinerja dalam rangka pengisian jabatan pada SOTK baru sesuai penataan organisasi yang telah ditetapkan," kata Yiyit.
Barulah setelah pengisian sesuai dengan hasil evaluasi dan job fit ini dilakukan, Pemprov akan membuka seleksi terbuka untuk pengisian sisa jabatan yang kosong.
Sehingga sesuai harapan Gubernur Iqbal pada awal tahun ini birokrasi di NTB bisa berlari kencang, untuk mewujudkan visi 'NTB Makmur Mendunia'.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/CALON-SEKDA-NTB-TENGAH-MENJALANI-TES.jpg)