Program Zero Waste Tekan Sampah Pendakian Gunung Rinjani Jadi 28 Ton pada 2025
Sepanjang 2025, aktivitas pendakian di Gunung Rinjani menghasilkan 28 ton sampah, menurun setelah penerapan program Zero Waste.
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- Sepanjang 2025, aktivitas pendakian di Gunung Rinjani menghasilkan 28 ton sampah, menurun setelah penerapan program Zero Waste.
- Seluruh sampah pendaki dibawa turun, dipilah, dimanfaatkan yang bernilai ekonomis, dan sisanya dibuang ke TPA.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR – Selama tahun 2025, volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas pendakian di Gunung Rinjani tercatat sebanyak 28 ton. Angka ini diklaim menurun setelah diterapkannya program Zero Waste.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyampaikan, produksi sampah tersebut sepenuhnya bersumber dari para pendaki yang melakukan aktivitas di kawasan gunung.
"Sampah itu tidak mengendap di dalam kawasan. Jadi tetap dikeluarkan ke bawah," ujar Kepala Seksi (Kasi) Wilayah II TNGR, Ma’ruf Hadi, Selasa (23/12/2025).
Sampah yang dibawa turun tersebut kemudian dipilah. Sampah yang masih bernilai ekonomis diserahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan atau dijual, sementara sampah residu dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Biasanya masyarakat ada yang memanfaatkan sampah tertentu untuk dijual kembali, sedangkan yang tidak bisa dimanfaatkan, kami buang ke TPA," jelas Ma'ruf.
Ma'ruf mengungkapkan, volume sampah tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 total sampah mencapai 32 ton. Artinya, terdapat penurunan sebesar 4 ton seiring dengan berjalannya program Zero Waste.
"Turun sekitar 4 ton jika dibandingkan antara 2024 dengan 2025. Ini adalah dampak positif dari program Zero Waste yang kami jalankan," tuturnya.
"Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 32 ton, tahun ini hanya 28 ton. Ini menunjukkan tren penurunan yang signifikan," pungkasnya.
| Kurir Sabu 1 Kilogram Ditangkap di Aikmel Lombok Timur, Polisi Buru Jaringan |
|
|---|
| Bertahun-tahun Rusak, Jalan Setapak Hutan Kota Selong Bahayakan Pejalan Kaki |
|
|---|
| Jembatan Masbagik-Pringgasela Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bikin Jembatan Bambu Lagi |
|
|---|
| Operasional Dapur MBG Terhambat IPAL, DLH Lombok Timur Siap Beri Edukasi |
|
|---|
| Balai TNGR Lakukan Verifikasi Ketat Barang Bawaan Pendaki ke Gunung Rinjani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Para-pendaki-menghitung-perlengkapan-mereka.jpg)