Sabtu, 13 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Ibadah Haji 2026

Jemaah Haji NTB yang Meninggal Dunia Bertambah Jadi 12 Orang

Jumlah jemaah haji asal NTB yang meninggal dunia pada musim haji 2026 bertambah menjadi 12 orang.

Tayang:
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Robby Firmansyah
PEMULANGAN HAJI: Para jemaah haji kloter 3 asal Kabupaten Lombok Barat saat baru tiba di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Kamis (4/6/2026). Jumlah jemaah haji asal NTB yang meninggal dunia pada musim haji 2026 bertambah menjadi 12 orang. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah jemaah haji asal NTB yang meninggal dunia pada musim haji 2026 bertambah menjadi 12 orang. 

  • Ahli waris jemaah yang wafat berhak menerima manfaat asuransi sebesar Rp54,1 juta sesuai BPIH 2026.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat jumlah jemaah haji yang meninggal dunia sampai saat ini sudah 12 orang. 

Satu jemaah dikabarkan meninggal dunia pada, Kamis (10/6/2026) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB setelah mendapat perawatan intensif sejak sepekan terakhir. 

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin mengatakan, jemaah yang wafat ini berasal dari Kabupaten Bima tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 4 dengan diagnosis suspek pneumonia atau radang paru-paru. 

Amin memastikan, semua gak dari jemaah ini akan diterima oleh ahli waris dan seluruh proses pengurusan dokumen akan dibantu oleh pihak Kemenhaj NTB

"Kami memastikan hak-hak jemaah yang wafat akan terpenuhi dengan baik," kata Amin, Sabtu (13/6/2026). 

Para ahli waris jemaah yang wafat ini akan mendapatkan asuransi senilai Rp54,1 juta sesuai dengan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun ini. 

Sebagai informasi untuk jemaah haji asal NTB yang wafat di tanah suci sampai saat ini sudah 11 orang, mereka ada yang meninggal sebelum pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) ada juga yang setelahnya. 

Kepala Balai Kekarantinaan (BKK) Mataram, Herman Nugraha mengatakan para jemaah haji yang wafat ini rata-rata sudah berusia lanjut (Lansia) disebabkan karena kelelahan dan penyakit bawaan.

"Meninggal sampai hari ini 11 orang, itu empat perempuan, tujuh laki-laki usia diatas 50 tahun. Rata-rata penyakit jantung, paru, hipertensi pokoknya berkaitan dengan penyakit bawaan," kata Herman. 

Baca juga: Kasus Pelanggaran Dam Jemaah Haji, Kemenhaj Duga Ada Unsur Penipuan

Herman mengungkap kondisi jemaah haji NTB di tanah suci banyak yang mengalami kelelahan setelah Armuzna, bahkan sampai di rawat di rumah sakit. 

Herman mengatakan pemulangan jemaah yang sakit ini akan menyesuaikan dengan kondisi kesehatan, sama seperti waktu pemberangkatan sehingga tidak mengganggu perjalanan dari tanah suci ke tanah air.

Sampai saat ini sudah ada sembilan kloter yang sudah di tiba di NTB, artinya tersisa enam kloter lagi yang menunggu jadwal kepulangan dari tanah suci. 

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved