Minggu, 31 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

BGN Hentikan Pendaftaran Calon Mitra MBG

BGN mengaku sedang melakukan validasi terhadap data calon mitra yang sudah masuk

Tayang:
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/Robby Firmansyah
MITRA MBG - Wakil BGN RI, Sony Sanjaya saat ditemui di Mataram, Jumat (29/5/2026). Sony mengatakan sudah ada 29.400 SPPG yang sudah terverifikasi dan 27.900 dapur sudah beroperasi se-Indonesia. 
Ringkasan Berita:
  • BGN mengaku sedang melakukan validasi terhadap data calon mitra yang sudah masuk.
  • Sudah ada 29.400 SPPG yang sudah terverifikasi dan 27.900 dapur sudah beroperasi se-Indonesia.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN RI) menyetop pendaftaran calon mitra program makan bergizi gratis (MBG).

"Tidak ada (Pendaftaran mitra) kita stop total," kata Wakil Ketua BGN RI, Sony Sanjaya saat ditemui di Mataram, Jumat (29/5/2026).

Sony mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan validasi terhadap data calon mitra yang sudah masuk ke BGN, untuk pendirian satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Validasi ini dilakukan oleh koordinator di masing-masing kecamatan, saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen. 

Sony mengatakan sudah ada 29.400 SPPG yang sudah terverifikasi dan 27.900 dapur sudah beroperasi se-Indonesia.

"Ini akan melayani 82,9 juta penerima manfaat yang kita utamakan ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik dan tenaga kependidikan," kata Sony.

Baca juga: Kepala BGN Ungkap Alasan Ribuan Dapur MBG Belum Punya IPAL dan Sertifikat Sanitasi

Sony menjelaskan setiap satu yayasan dibatasi hanya 10 SPPG yang bisa dimiliki setiap satu provinsi, namun jika di provinsi yang berbeda bisa 15 titik misalnya di Bali lima titik, NTB lima titik dan NTT lima titik.

Untuk titik SPPG di daerah terpencil, ujar Sony, menunggu laporan dari satuan tugas (Satgas) masing-masing kabupaten untuk pelaporannya melalui surat yang diusulkan oleh bupati kepada BGN.

"Karena satgas kabupaten/kota yang tau titik terpencil itu dimana dan berapa jumlah penerima manfaat," kata Sony.

Guna mengantisipasi terjadinya penipuan dalam proses pendirian SPPG ini, Sony mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati bahwa setiap proses tidak dipungut biaya terutama saat verifikasi titik calon SPPG.

Calon mitra juga dilarang membangun SPPG jika belum terverifikasi oleh BGN, Sony mengatakan pendataan dilakukan dari tingkat bawah seperti desa untuk proses verifikasi calon mitra MBG ini.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved