Samara Lombok Bangun Karakter dan Potensi Masa Depan Anak Lewat Program Sport Day
Samara Lombok menjalankan program mingguan Sport Day untuk membantu pengembangan fisik, karakter, dan bakat non-akademik.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- Samara Lombok menjalankan program mingguan Sport Day untuk membantu pengembangan fisik, karakter, dan bakat non-akademik anak-anak di wilayah binaan seperti Montong Ajan.
- Program ini mengajarkan berbagai olahraga, permainan tradisional, bahasa Inggris, serta edukasi gizi dan lingkungan melalui kebun organik sekolah.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Samara Lombok melalui tim Community Social Development (CSD) terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayah binaannya, seperti Montong Ajan dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan melalui pendekatan pengembangan karakter dan fisik.
Salah satu inisiatif utamanya adalah program mingguan Sport Day. Program ini dirancang untuk mengatasi kurangnya aktivitas fisik terarah serta keterbatasan fasilitas olahraga di sekolah, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi diri di luar ruang kelas.
Guru Olahraga (Sport Teacher) Samara, Saiful Fahmi, menjelaskan bahwa fokus mereka adalah membimbing siswa dalam sesi praktik berbagai cabang olahraga secara intensif.
"Cabang yang diajarkan meliputi tenis, bulu tangkis, sepak bola, atletik, hingga permainan tradisional seperti selodor (gobak sodor) untuk melestarikan budaya lokal," ucap Saiful saat diwawancarai TribunLombok.com, Senin (25/5/2026).
Di tempat berbeda, Pemimpin (Leader) CSD Samara, Helmi Budi Lestari, menekankan pentingnya memberikan apresiasi pada bakat non-akademik anak.
"Kami ingin agar anak-anak tidak hanya terfokus pada akademik. Jika mereka merasa belum mampu di bidang akademik, mereka bisa mencari prestasi di bidang lain, contohnya olahraga. Jadi, jangan berputus asa, siapa tahu nanti anak-anak ini dapat menjadi atlet profesional yang mengikuti olimpiade tingkat nasional maupun internasional," ungkap Helmi.
Helmi menegaskan bahwa dampak nyata dari program ini dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Aktivitas luar ruangan terbukti meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan siswa.
Samara Lombok menyadari bahwa pengembangan anak harus dilakukan secara menyeluruh (holistik). Oleh karena itu, selain olahraga, siswa juga diberikan pembelajaran bahasa Inggris serta peningkatan gizi melalui pemberian buah-buahan segar (healthy snack) secara gratis.
Lebih lanjut, Samara fokus pada perubahan perilaku (behavior change) di masa keemasan (golden age) anak-anak melalui program Kebun Organik Sekolah (School Garden). Di sini, siswa diajarkan untuk menjaga kebersihan, bertani, dan merawat tanaman secara berkelanjutan.
Program rutin ini juga berfungsi sebagai ajang persiapan menuju kompetisi tahunan Samara Olympic 2026 yang rencananya akan digelar pada Agustus mendatang. Kompetisi tersebut akan mempertemukan sekitar 11 sekolah binaan dengan perkiraan keterlibatan hingga 750 siswa dan guru.
Melalui sinergi antara aktivitas fisik, nutrisi yang baik, dan edukasi lingkungan, anak-anak binaan Samara diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter tangguh, dan siap berperan aktif di masyarakat.
Dampak positif ini turut diamini oleh Kepala Sekolah SDN Torok, Syakroni, yang memberikan kesaksian mengenai antusiasme para siswanya.
"Dampaknya itu anak-anak setiap hari semakin ceria. Ceria dalam artian mereka lebih senang karena lebih banyak mendapatkan pembelajaran di luar kelas," pungkas Syakroni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Tim-Community-Social-Development-CSD-Samara-Lombok-saat-menggelar-program-Sport-Day.jpg)