Haji 2026
Jemaah Haji Diimbau Perbanyak Minum Air dan Kurangi Aktivitas Siang Hari
Jemaah diminta untuk bijak mengatur rutinitas harian, termasuk memprioritaskan waktu istirahat
Ringkasan Berita:
- Jemaah diminta untuk bijak mengatur rutinitas harian, termasuk memprioritaskan waktu istirahat.
- Seluruh petugas disiagakan di setiap titik layanan untuk memastikan penyambutan, pendataan, dan pengaturan mobilitas jemaah berlangsung tertib dan efektif.
TRIBUNLOMBOK.COM — Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk memperbanyak konsumsi air putih dan membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari guna menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul tingginya suhu udara yang berpotensi mengganggu kesehatan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
"Kami mengimbau jemaah untuk terus minum air secara cukup dan tidak menunggu haus. Selain itu, jemaah juga diharapkan mengurangi aktivitas di siang hari agar kondisi fisik tetap terjaga," ujar Abdul Basir di Madinah, Rabu (22/4/2026).
Ia menekankan bahwa kedisiplinan dalam menjaga kesehatan merupakan faktor penting yang menunjang kelancaran ibadah.
Baca juga: Keunikan Rumah Jemaah Haji di Lombok Timur yang Dipenuhi Pernak-pernik
Jemaah diminta untuk bijak mengatur rutinitas harian, termasuk memprioritaskan waktu istirahat yang cukup dan menghindari kegiatan yang tidak mendesak saat terik matahari sedang tinggi.
"Cuaca di sini cukup panas, sehingga jemaah harus bijak mengatur aktivitas. Perbanyak minum air, istirahat yang cukup, dan hindari aktivitas yang tidak terlalu penting pada siang hari," tegasnya.
Dua Kloter Perdana Tiba di Madinah
Imbauan kesehatan tersebut disampaikan bersamaan dengan dimulainya operasional penerimaan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah pada musim haji 1447 H/2026 M.
Hingga Rabu, 22 April 2026, dua kelompok terbang (kloter) telah berhasil mendarat di Madinah.
Kloter JKG 1 yang membawa 391 jemaah tiba pada pukul 06.50 Waktu Arab Saudi (WAS) melalui layanan Mecca Route atau fast track, sementara kloter YIA dengan 360 jemaah tiba pada pukul 06.20 WAS melalui Terminal Haji.
Kloter KNO 1 dijadwalkan menyusul pada pukul 10.00 WAS.
Abdul Basir menyampaikan bahwa proses kedatangan jemaah pada hari pertama operasional berjalan lancar.
Seluruh petugas disiagakan di setiap titik layanan untuk memastikan penyambutan, pendataan, dan pengaturan mobilitas jemaah berlangsung tertib dan efektif.
"Alhamdulillah, kedatangan jemaah pada hari ini berjalan lancar. Petugas kita di seluruh titik layanan terus siaga untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan yang cepat, tertib, dan nyaman sejak pertama kali tiba di Madinah," katanya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia dan kelompok rentan agar mendapat pendampingan yang memadai sejak turun dari pesawat.
"Kita ingin seluruh jemaah merasakan bahwa sejak turun di bandara, mereka sudah didampingi dan dilayani dengan baik," pungkas Abdul Basir.
(*)
| Keunikan Rumah Jemaah Haji di Lombok Timur yang Dipenuhi Pernak-pernik |
|
|---|
| Ribuan Jemaah Haji Tiba di Madinah: Kloter Jakarta, Medan, hingga Lombok |
|
|---|
| Jemaah Haji Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Berjalan Lancar |
|
|---|
| 6.000 Bus Layani Mobilitas Jemaah Haji Indonesia di Madinah |
|
|---|
| Layanan Kesehatan Haji di Madinah Beroperasi 24 Jam, Rujukan ke Tiga Rumah Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PEMERIKSAAN-KESEHATAN-HAJI-2026.jpg)