NTB

Dinilai Kelebihan Pegawai, Bupati LAZ Minta RSUD Tripat Pangkas 30 Persen Pegawai

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
EFISIENSI PEGAWAI - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia menilai jumlah pegawai di RSUD Tripat sudah terlalu banyak, sehingga diperlukan langkah efisiensi dengan memangkas 30 persen pegawai di rumah sakit tersebut. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – RSUD Tripat Lombok Barat yang saat ini memiliki sebanyak 854 pegawai berada di ambang efisiensi.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menilai jumlah pegawai di RSUD Tripat sudah terlalu banyak, sehingga diperlukan langkah efisiensi dengan memangkas 30 persen pegawai di rumah sakit tersebut.

LAZ bahkan menegaskan pihaknya akan mengganti manajemen RSUD Tripat apabila tidak mampu merealisasikan pemangkasan tersebut hingga Desember 2025.

"Saya targetkan sampai Desember 2025 harus dikurangi pegawainya sampai 30 persen. Kalau tidak diindahkan, saya akan ganti manajemen RSUD Tripat," ucap LAZ setelah dikonfirmasi, Minggu (10/8/2025).

Menurutnya, langkah pemangkasan ini juga dilakukan sebagai upaya efisiensi karena RSUD Tripat saat ini masih memiliki utang kepada pihak ketiga hingga mencapai Rp13 miliar.

"Kalau rumah sakit ini baik dan tidak mempunyai beban, terus pendapatan bagus, maka gak jadi persoalan," jelasnya.

Lebih lanjut, LAZ menerangkan, pihaknya hanya menginginkan tenaga kerja yang kompeten agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik.

Ia menilai, langkah ini penting dilakukan agar pelayanan di rumah sakit tersebut bisa lebih efektif dan efisien.

Lebih lanjut, jika semua ikhtiar ini telah dilakukan namun pelayanan masih dalam kategori buruk serta terjadi penyimpangan, LAZ dengan tegas mengatakan akan mengambil tindakan dengan membawa ke pihak berwajib. 

Sementara itu, Wakil Direktur Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) BLUD RSUD Patut Patuh Patju, Erni Suryana, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan telaah atas arahan Bupati Lombok Barat tersebut.

"Kami sedang telaah terlebih dahulu terkait pengurangan pegawai RSUD Tripat. Nanti hasil telaah tersebut kita laporkan kepada Bupati," ucapnya.

Erni menyebutkan bahwa jumlah pegawai RSUD Tripat saat ini mencapai 854 orang, yang terdiri dari dokter, perawat, tukang parkir, office boy (OB), dan tenaga administrasi.

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah pegawai yang akan dirumahkan sesuai arahan Bupati.

"Kalau tenaga teknis tetap dipertahankan. Namun yang dimaksud Pak Bupati tenaga non teknis seperti tenaga administrasi dan lain sebagainya," pungkasnya.