NTB

Lirik Lagu Sasak Sakit Prase Erni Ayuningsih, Bintang Bintang Bulang Jari Saksi

pexels.com
Ilustrasi gitar. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Lagu Sasak Sakit Prase merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Erni Ayuningsih dengan pencipta lagu H Sahidi.

Lagu ini menceritakan kisah cinta seorang perempan yang melihat mantan pacarnya ingin kembali kepangkuannya. Namun karena masa lalaunya sudah banyak disakiti, sehingga ia menolak kehadiran mantan pacarnya kembali.

Berikut lirik lagu Sasak Sakit Prase dari Erni Ayuningsih:

Madu saqku melek selung racun de beng tiang

(madu yang ku mau tapi racun yang kau berikan)

Manis saqku mele selung pait de beng tiang

(manis yang ku mau tapi pahit yang kau berikan)

Jari endeqkngerti kembek de demen pesakit angenku

(jadi aku tidak mengerti kenapa senang sekali kau membuatku sakit hati)

Sakit lek ate santer siq sakit endeqne mele selah

(sakit di hati sangat sakit hingga tidak tersembuhkan)

 

Bintang bintang bulang jari saksi de temenik

 (bintang dan bulan jadi saksi kau perbuat)

 

Hooo hoooo hmmmm hmmmmmmm

 

Setahun sak wah liwat side mele tulak

(setahun sudah berlalu kau mau kembali)

Sak de harap cintengku malik marak sik entan laek

(yang kau harap cintaku lagi seperti dulu)

Endekku mele ndek endekku mele ndeq ndeqku mele terimak side

( endakku mau endak endak endakku mau terima kau lagi)

Endeqku suke endeq endeqku suke endeq endeqku suke sak tulak malik

(tidakku suka tidak tidakku suka tidakku suka menerima kau lagi)

 

Madu saqku melek selung racun de beng tiang

(madu yang ku mau tapi racun yang kau berikan)

Manis saqku mele selung pait de beng tiang

(manis yang ku mau tapi pahit yang kau berikan)

Jari endeqkngerti kembek de demen pesakit angenku

(jadi aku tidak mengerti kenapa senang sekali kau membuatku sakit hati)

Sakit lek ate santer siq sakit endeqne mele selah

(sakit di hati sangat sakit hingga tidak tersembuhkan)

Bintang bintang bulang jari saksi de temenik

(bintang dan bulan jadi saksi kau perbuat)

Reff

Hooo hoooo hmmmm hmmmmmmm

Setahun sak wah liwat side mele tulak

(setahun sudah berlalu kau mau kembali)

Sak de harap cintengku malik marak sik entan laek

(yang kau harap cintaku lagi seperti dulu)

(*)